banjir bojongsari
TERJEREMBAB : Sebuah minibus terjerembab ke dalam aliran kali saat banjir merepa lokasi P2WKSS Kelurahan Bojongsari. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Hujan deras yang membasahi wilayah Kota Depok pada Jumat (21/5) sore, mengakibatkan banjir di lokasi Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS), RW2 dan RW3, Kelurahan / Kecamatan Bojongsari.

Ketua LPM Bojongsari, Saidih Dokih mengatakan, banjir tersebut merendam sedikitnya 20 rumah yang ada di lokasi P2WKSS. “Ketinggian banjir mencapai 60 cm, atau selutut orang dewasa,” kata Dokih, (21/05).

Dia mengungkapkan, wilayah tesebut sudah menjadi langganan banjir sejak lama, terutama saat intensitas hujan yang tinggi dengan durasi yang cukup lama. Hal ini diakibatkan ukuran gorong-gorong di kali yang ada di sekitar kawasan tersebut tidak mampu menampung debit air yang masuk.

Akibat saluran yang kecil dan hujan yang besar jadi gak mampu nampung airnya, makanya luber ke pemukiman penduduk,” bebernya.

Dia menjelaskan, permasalahan banjir ini sudah diajukan ke Pemerintah Kota Depok. Hanya saja hingga saat ini belum ada tindak lanjut untuk memperlebar saluran kali tersebut.

Katanya sih mau diperlebar lewat program P2WKSS ini, tapi belum jalan juga sampai sekarang,” terangnya.

Lebih lanjut, tambah dia, selain merendam rumah warga, banjir juga mengakibatkan sebuah minibus terperosok ke dalamnya sehingga mogok. Warga pun memanggil petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok untuk mengevakuasi mobil yang mogok di tengah banjir tersebut.

Jadi ada sopir taksi online yang lagi angkut penumpang mobilnya masuk ke kali karena ga ngelihat ada banjir, akhirnya mobil itu nyeblos dan mogok,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro