Naweng Puskesmas Limo
OPTIMIS: Kepala Puskesmas Limo, Winarni Naweng Triwulandari saat bertugas, beberapa waktu lalu. FOTO: IST

Lebih Dekat dengan Winarni Naweng Triwulandari (3-Habis)

RADARDEPOK.COM, Pandemi Covid-19 sudah hadir hampir dua tahun. Tak sedikit Covid-19 memakan korban jiwa, namun tenaga medis yang bertugas dan ada di garda terdepan tidak pernah mengeluh. Bahkan mereka yakin pandemi ini bisa berakhir.

Laporan: Putri Disa Kiftiani

Masih bersama Kepala Puskesmas Limo, Winarni Naweng Triwulandari atau akrab dipanggil Naweng. Sejak adanya pandemi Covid-19, dirinya lebih sering menghabiskan waktu di luar rumah.

Entah untuk bertugas di Puskesmas Limo, di kecamatan, kelurahan, ataupun kunjungan langsung ke rumah warga. Naweng rela turun langsung guna memantau pasien Covid-19 yang ada di kawasan Limo.

Naweng memiliki rules, yang artinya dia sebagai seorang kepala puskesmas langsung turun ke lapangan, tanpa menyuruh rekan-rekan lainnya. Hal tersebut didasari dari kepeduliannya yang memikirkan akibat apabila rekan lainnya yang turun.

Menurutnya, jika rekan lain yang turun langsung, saat rekannya terpapar Covid-19 maka dia langsung berpikir bagaimana keluarga rekannya yang ada di rumah.

“Saya ingin menjaga mereka. Karena kasihan keluarganya, anaknya, jika ada yang terpapar,” ucap Naweng.

Dari sejak awal pandemi Covid-19, Naweng yang memang hanya tinggal berdua dengan sang suami sampai detik ini masih diberi kesehatan oleh Allah SWT, bahkan dibuktikan dengan tidak terpaparnya dia dan suami.

Selain itu, Naweng di tiap menjemput pasien Covid-19, menjenguk, maupun berinteraksi biasanya ditemani dua orang sopir yang bekerja secara bergantian. Naweng selalu memperhatikan kebutuhan kedua sopirnya tersebut. Seperti istirahat cukup, asupan makanan yang cukup, serta konsumsi vitamin secara baik.

Kerjanya selama ini juga tidak lupa disupport dari pihak Kecamatan Limo, Kelurahan yang ada di Limo, serta RT RW setempat. Naweng bersinergi bersama dalam pengendalian Covid-19, sehingga kasus di Limo bisa terkendali, tidak seperti beberapa bulan belakangan.

Bicara mengenai suami, Naweng sangat bersyukur memiliki suami yang sangat pengertian akan profesinya, apalagi di tengah pandemi. Namun, Naweng setiap harinya selalu menunaikan setiap kewajibannya sebelum berangkat bekerja. Seperti menyiapkan makanan untuk suaminya, serta menyiapkan kewajiban-kewajiban lainnya.

“Alhamdulillah sampai detik ini saya diberikan kesehatan. Ini semua atas ridho suami dan ibu saya,” pungkasnya. (*)

 

Jurnalis: Putri Disa

Editor: M. Agung HR