kemerdekaan palestina
ILUSTRASI

RADARDEPOK.COM – Keberadaan Palestina berdasarkan status politiknya, masih menjadi perdebatan. Hingga kini, masih ada beberapa negara yang tidak mengakui kemerdekaan Palestina.

Menurut data dari World Population Review pada Juli 2019, 138 dari 193 anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah mengakui Palestina sebagai negara berdaulat.

Dengan begitu, masih ada 55 negara yang belum mengakui Palestina sebagai negara, sebut saja ada Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jepang, Jerman, dan Kanada.

Alasannya beragam, beberapa negara di Eropa seperti Belgia dan Denmark memilih untuk menunggu keputusan resmi Uni Eropa (UE).

Sementara Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Prancis, Jepang, dan Kanada mendukung penyelesaian konflik Palestina dan Israel berdasarkan negosiasi kedua belah pihak.

Lain halnya dengan Eritrea dan Finlandia yang secara terbuka menyatakan bahwa mereka tidak mendukung negara Palestina.

Berikut daftar negara yang belum mengakui kemerdekaan Palestina.

Eropa:

Andorra, Austria, Belgia, Kroasia, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Latvia, Lithuania, Liechtenstein, Luksemburg, Moldova, Belanda, Makedonia Utara, Norwegia, Slovenia, Spanyol, Swiss, Inggris, Monako, San Marino, Portugal

Amerika:

Bahama, Kanada, Meksiko, Panama, Amerika Serikat, Trinidad dan Tobago, Barbados, Jamaika

Asia:

Jepang, Myanmar, Singapura, Korea Selatan, Armenia

Timur Tengah:

Israel

Oseania:

Fiji, Kiribati, Negara Federasi Mikronesia, Nauru, Australia, Selandia Baru, Samoa, Pulau Solomon, Pulau Marshall, Palau, Tuvalu, Tonga.

Afrika:

Kamerun, Eritrea

Di sisi lain, pengakuan terhadap Palestina disebutkan terus bertambah.

Merujuk situs Kementerian Luar Negeri RI, Inggris, Irlandia, Spanyol, Perancis, Portugal, Luxemburg, dan Belgia, beserta Parlemen Uni Eropa telah mengeluarkan rekomendasi untuk mengakui negara Palestina, yang kemudian turut diikuti berbagai negara anggota Uni Eropa lainnya.

Dukungan mayoritas tersebut menunjukkan pengakuan dunia internasional atas keberadaan Palestina sebagai negara merdeka sekaligus memberikan kesempatan bagi Palestina untuk berperan aktif dalam berbagai forum PBB. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya