dokter naweng
Kepala Puskesmas Limo, Winarni Naweng Triwulandari

RADARDEPOK.COM – Kecintaan membantu sesama dan memiliki kepedulian terhadap sesama manusia. Membuat Winarni Naweng Triwulandari mencapai cita-citanya dengan lancar, sesuai dengan isi hatinya selama ini.

Laporan: Putri Disa Kiftiani

Pukul 10:00 WIB di tengah kesibukannya sebagai Kepala Puskesmas Limo, Winarni Naweng Triwulandari menyempatkan diri bercerita tentang perjalanannya menjadi seorang dokter umum, sejak tahun 1998.

Di ruangan yang dingin, dengan nuansa full colour, Naweng mulai mengingat perjalanan hidupnya menjadi seorang dokter. Tepatnya, setelah lulus dari Fakultas Kedokteran (FK) Trisakti Jakarta.

Naweng hidup dari sebuah keluarga yang bisa dibilang berkecukupan, dengan profesi ayahnya seorang pejabat dalam Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Namun, tidak membuat Naweng menjadi semena-mena menggunakan privilegenya (hak istimewa). Bahkan di saat masa kuliahnya, Naweng tetap memiliki sifat sederhana, padahal saat itu banyak temannya yang hidup hedonisme.

Telah ditanamkan sejak dirinya masih kecil, bahwa harus bisa hidup mandiri dan tekun dengan apa yang diniatkan. Begitu pula dengan niatnya menjadi seorang dokter, karena tidak berhasil diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Naweng akhirnya memilih untuk melanjutkan ke Universitas Trisakti.

“Saat itu saya keterima di UI, namun bukan FK. Jadi, akhirnya ditawari untuk lanjut ke Trisakti. Sebelum-sebelumnya saya sekolah di negeri,” ucap Naweng.

Seiring berjalannya waktu, Naweng berhasil lulus dari FK Trisakti, tepat pada saat itu dia mengabdi sebagai seorang dokter. Naweng paham akan kewajibannya sebagai seorang dokter, yang harus bisa membantu serta menolong orang lain.

Kemudian, pada 2002 akhirnya Naweng menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang bertugas sebagai staf di Klinik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Perjalanannya menjadi PNS tidak sampai disitu, dia berpindah tempat tugas, sampai akhirnya beberapa kali menjadi Kepala Puskesmas, dan pada 2019 sampai dengan hari ini Naweng memiliki posisi menjadi Kepala Puskesmas Limo.

Banyak hal yang ditanamkan dalam dirinya, walaupun menjadi seorang Kepala Puskesmas, Naweng tetap melakukan pekerjaan seperti yang lainnya. Seperti melayani pasien, dan sebagainya.

Menurut Naweng, jabatan yang dimilikinya saat ini merupakan sebuah tanggungjawab besar dan harus dijalani kewajibannya.

Dalam pembicaraan, tidak henti-hentinya Naweng mengucap syukur atas kuasa Allah SWT yang telah memberinya kekuatan untuk bisa membantu masyarakat, apalagi di tengah pandemi Covid-19.(bersambung)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar