wtp
KEREN: Pemkot Depok mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Jawa Barat, yang hadiri langsung Walikota Depok Mohammad Idris, di Jawa Barat, Kamis (20/5). IST

RADARDEPOK.COM – Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Kamis (20/5). Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat. Penghargaan yang membuktikan adanya transparasi dan akuntabilitas atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) ini, disandang Kota Depok yang ke-10 kalinya secara berturut-turut.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, BPK telah memberikan penilaian yang objektif berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap LKPD. Hal tersebut menjadi bentuk apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah serta bukti adanya transparansi dan akuntabilitas atas LKPD.

“Alhamdulillah Pemkot Depok kembali mendapat WTP ke-10 kalinya. Ini sebuah prestasi yang patut kita banggakan,” tutur Idris kepada Harian Radar Depok, Kamis (20/5).

Menurut Idris, semua hasil yang di dapat merupakan kontibusi dari seluruh Perangkat Daerah (PD). Termasuk, Badan Keuangan Daerah (BKD) dan Inspektorat yang terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap laporan keuangan yang diberikan setiap Perangkat Daerah.

“Semoga dengan raihan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi, dalam pengelolaan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), juga informasi keuangan yang dihasilkan dapat lebih komprehensif, transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Sementara, Kepala BKD Depok, Nina Suzana mengungkapkan, selaku koordinator terus memantau dan mengevaluasi laporan yang diberikan setiap perangkat daerah. Mengingat, ketepatan dalam menyampaikan laporan keuangan menjadi penilaian utama. Jika tidak terdapay kesesuaian, BKD akan meminta perangkat daerah segera memperbaikinya sampai benar.

“Banyak faktor yang dinilai, salah satunya ketepatan penyampaian laporan. Mudah-mudahan prestasi ini bisa dipertahankan, tiap tahun penilaiannya selalu ketat,” tandasnya.(dis/rd)

Jurnalis : Putri Disa 

Editor : Fahmi Akbar