Beranda Metropolis Diprediksi Depok Tak Diguyur Hujan hingga H-2 Lebaran

Diprediksi Depok Tak Diguyur Hujan hingga H-2 Lebaran

0
Diprediksi Depok Tak Diguyur Hujan hingga H-2 Lebaran
PREDIKSI CUACA: Ruas Jalan Arif Rahman Hakim dengan latar belakang langit mendung sebelum diguyur hujan. BMKG memprediksi dalam lima hari ke depan Kota Depok bebas hujan. FOTO: ARNET KELMANUTU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat mencatat dan memprediksi lima hari kedepan Kota Depok tidak dilanda hujan. Hal tersebut setelah BMKG merilis prakiraan cuaca secara resmi, dari Jumat (7/5) hingga Selasa (11/5).

Kabag Humas BMKG Pusat, Akhmad Tufan menerangkan bahwa mulai besok (hari ini,red) Depok tidak akan diguyur hujan. Hal ini setelah petugas melihat tiupan angin, suhu, hingga kelembapan udara beberapa hari ke depan.

“Kalau sesuai rilis kami, Depok tidak diguyur hujan sampai H-2 Lebaran. Tapi ini masih prediksi ya. Namanya cuaca, alam bisa saja berubah,” ucap Akhmad kepada Radar Depok, Kamis (6/5).

Namun dilanjutkannya, hujan akan terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB. Selanjutnya sampai Selasa 11 Mei hujan tidak turun di Depok. Hanya cerah berawan dan berawan. “Waspada harus tetap dilakukan ya. Wajib berkoordinasi dengan petugas bencana maupun petugas kemanusiaan setempat,” lanjut Taufan.

Ia menambahkan, diberlakukannya pelarangan mudik, membuat masyarakat akan lebih siaga jika cuaca berubah dan berpotensi bencana. Sebab aktifitas masyarakat tetap ada di lingkungan masing-masing, tidak pergi ke kampung halaman. “Sekarang kan tidak boleh mudik, lebih baik jaga rumah dan lingkungan. Insha Allah berkah, karena saling jaga satu sama lain,” tambahnya.

Terpisah, Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Depok, Romdony menuturkan, setiap taruna akan siaga meski dalam suasana Ramadan dan Lebaran. Hal ini sudah menjadi bagian dari tugas para pejuang kemanusiaan. “Pasti siaga. Sekarang kami lagi bagi jadwal piket, biar bisa bagi waktu sama keluarga buat Lebaran, terus bisa sambil jaga warga,” terang Romdony.

Saat ini, setiap kecamatan terdapat lima taruna yang selalu siaga memantau perkembangan cuaca, berkoordinasi dengan pihak terkait. Seperti BMKG, petugas katulampa, dan komunitas Ciliwung, serta RT/RW setempat.  (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR