Beranda Satelit Depok DTKS Pondok Petir Sudah 86 Persen

DTKS Pondok Petir Sudah 86 Persen

0
DTKS Pondok Petir Sudah 86 Persen
SOSIALISASI : Lurah Pondok Petir, Rizal Farhan sedang membuka kegiatan sosialisasi Bansos. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, PONDOK PETIR – Aparatur Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Bojongsari, menyosialisasikan kriteria warga penerima bantuan sosial (Bansos) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

TKSK Bojongsari, Acep Jarkasih mengatakan, sosialisasi penting dilakukan karena menyangkut nasib warga kurang mampu di sana. apalagi, saat ini warga penerima Bansos harus terdata dalam DTKS.

Kalau tak terdaftar di DTKS masyarakat gak dapat Bansos,” kata Jarkasih, Senin (3/5).

Dia menuturkan, dalam kegiatan tersebt juga dibahas mengenai macam-macam bansos yang akan diterima warga Depok seperti PKH,BPNT, KIS, dan santunan kematian. Ada beberapa jenis bantuan dari pemerintah untuk masyarakat tahun ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, terang dia, di Kelurahan Pondok Petir ada 1.047 data DTKS yang harus diperbaiki. Dari data tersebut, sudah 682 padan dukcapil, 31 belum padan dukcapil, meninggal 1.196 (diusulkan dihapus), 0 tidak mempunyai E-KTP, 137 belum diperbaiki. Presentase 86,91 persen.

Proses perbaikan data di Pondok Petir termasuk cepat, saat ini sudah mendekati 100 persen,” bebernya.

Sementara itu, Lurah Pondok Petir, Rizal Farhan mengatakan, jika warga tidak terdaftar di DTKS, meskipun ia bener-benar miskin, tidak akan menerima bantuan. Karena syaratnya harus terdaftar dahulu. Maka dari itu kita tekankan ke warga untuk segera menyerahkan data diri untuk diverifikasi,” ucapnya.

Namun, dijelaskannya, bagi warga yang terdaftar di DTKS, pihak terkait akan melakukan survei lapangan dengan mendatangi rumah yang bersangkutan. Kemudian, ditambahkannya, petugas akan menanyakan luas tanah, jumlah keluarga dan melakukan pencocokan pada data yang ada.

Apabila survei selesai, kemudiaan melakukan pencocokan data. Setelah itu, barulah data itu dimasukkan,” paparnya.

Selain itu, Kasi Kemas Kelurahan Podok Petir, Yuli Lestari mengatakan, sosialisasi dimaksudkan agar masyarakat mengetahui terkait dengan bantuan sosial.

Jadi dengan adanya sosialisasi ini memberikan manfaat kepada warga, karena selama ini di wilayah Pondok Petir belum dilakukan sosialisai mengenai Bansos dengan dinas dan instansi terkit,” ujarnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro