PMI depok
TERDAMPAK : PMI Depok memberikan bantuan kepada salah satu rumah yang terdampak bencana akibat hujan dan angin kencang yang melanda Kota Depok. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Depok terus bergerak cepat menyalurkan bantuan, guna meringkan beban masyarakat yang terdampak bencana. Salah satunya bagi warga terdampak angin puting beliung di Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya.

Kepala Markas PMI DepoK, Imron Maulana menerangkan, bantuan yang disalurkan PMI meliputi material bangunan seperti asbes dan kayu, untuk perlahan membantu memulihkan kondisi bangunan yang tersapu angin. “Kita juga menyalurkan alat kebersihan, mengingat kebersihan harus terjaga, terlebih masih dalam situasi pandemi,” ungkapnya kepada Harian Radar Depok, Senin (24/5).

Dua relawan diterjunkan mulai dari melakukan assesment hingga penyaluran bantuan. Akses menuju lokasi juga terpantau aman, serta bisa dilalui kendaraan roda dua. Sehingga saat menyalurkan bantuan harus menggunakan sepeda motor. “Ada beberapa lokasi yang kita sambangi untuk salurkan bantuan, seperti Sukmajaya dan Tapos,” jelasnya.

Imron membeberkan, pada tanggal 23 Mei pukul 14:30 PMI Depok menerima laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi tiga rumah rubuh yang diakibatkan dari hujan deras yang disertai angin kecang. Dengan total dua KK yang terdiri dari enam jiwa di RT8/20 Kelurahan Baktijaya Kecamatan Sukmajaya. “Lalu yang di Sukatani Tapos, total satu KK terdiri dari dua, lokasinya di RT5/24,” beber Imron.

Posko PMI Kota Depok menindaklanjuti laporan tersebut dan memobilisasi relawan PMI menuju lokasi tersebut yang berada di RT8/20 Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya dan RT5/24 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos. Untuk melakukan pendataan yang dihadiri oleh bapak RT, RW dan jajarannya.

Kata Imron, setelah relawan menghimpun informasi, kejadian awal di Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, angin kencang menghantam salah satu rumah warga atas nama Wira sekitar pukul 14:30 WIB. Kejadian ini membuat rumah tersebut rusak pada bagian atap dan mengalami rusak berat.

Kejadian di Sukatani, Kecamatan Tapos, tepat di RT5/2. Hujan yang disertai angin kencang sekitar pukul 17:30 WIB merusak rumah warga atas nama Pawit. Diketahui lokasi yang paling parah terletak pada bagian kamar. (arn/rd)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu 

Editor : Fahmi Akbar