Beranda Satelit Depok Dua Tempat Wisata di Sawangan Tutup Sementara

Dua Tempat Wisata di Sawangan Tutup Sementara

0
Dua Tempat Wisata di Sawangan Tutup Sementara
SIDAK : Muspika Kecamatan Sawangan sedang melakukan Sidak ke sejumlah tempat wisata yang ada di Kecamatan Sawangan. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN – Setelah mendapatkan sorotan publik akibat membeludaknya pengunjung dan penerapan protokol kesehatan yang longgar. Dua tempat wisata di wilayah Kecamatan Sawangan, akhirnya ditutup sementara.

Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Lumban Tobing membenarkan ihwal penutupan dua lokasi wisata tersebut. Dia mengatakan, ke dua tempat wisata itu berlokasi di Kelurahan Bedahan dan Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan.

Ada dua tempat yang ditutup, Kolam Renang Putri Duyung dan taman bermain Pondok Zidane,” kata Rio, Senin (17/5).

Dia mengungkapkan, keputusan penutupan sementara dua tempat hiburan tersebut dilakukan setelah pihaknya bersama Danramil, Camat Sawangan, Lurah Bedahan dan Pasir Putih, Satpol PP Kecamatan Sawangan, melakukan inspeksi mendadak ke dua lokasi tersebut. Hasilnya, terdapat sejumlah pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pengelola.

Dari hasil sidak langsung, dua wisata air ini tidak mengikuti standar protokol kesehatan, meskipun luas area yang cukup, namun di lokasi kolam semua pengunjung bertumpuk di satu titik, hal inilah yang dikhawatirkan terjadi cluster baru Covid-19,” beber Rio, Senin (17/5).

Dia menjelaskan, penutupan sementara ini berlaku sejak 17 – 18 Mei 2021. Setelah itu, pengelola tempat wisata boleh kembali membuka usahanya, dengan syarat, protokol kesehatan dan batasan pengunjung harus diperhatikan.

Penutupan hanya dua hari saja. Selanjutnya taman wisata boleh beroperasi lagi tapi harus menjaga jumlah pengunjung maksimal 20 persen dari kapasitas, serta mengikuti aturan yang sudah ditetapkan, dan memenuhi standar protokol kesehatan,” terangnya.

Kata dia, sebelum diizinkan untuk beroperasi kembali, nantinya Satgas Covid-19 setempat akan terlebih dahulu melakukan evaluasi dan pengawasan penerapan protokol kesehatan di lokasi tersebut.

Kalau Satgas bilang boleh buka, baru tempat wisata ini bisa buka lagi,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro