M. Faizin
Wakil Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat, M. Faizin bersama anggota saat meninjau TPPAS Legok Nangka. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Provinsi Jawa Barat meminta, pemerintah provinsi dan daerah untuk duduk bersama guna menuntaskan permasalahan besaran tipping fee Tempat Pengelolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka, Kabupaten Bandung.

Hal ini bertujuan, guna melahirkan kesepakan perihal besaran tipping fee oleh pemerintah daerah yang sepadaan dengan anggaran masing-masing daerah.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat M. Faizin saat meninjau secara langsung TPPAS Regional Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Senin (17/05).

“Karena kalau tipping fee terlalu memberatkan kabupaten/kota, tentunya mereka juga ada pembangunan – pembangunan yang lain yang harus diurus.” ucap Faizin yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kota Depok mengatakan.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok, Kota Bekasi) ini menambahkan, dengan tercapainya kesepakan tersebut akan berdampak pada percepatan pengoperasian TPPAS Regional Legok Nangka. Percepatan pengoperasian tersebut dibutuhkan sebagai solusi permasalahan sampah di Bandung Raya.

“Terlepas dari tipping fee dan lainnya, Pembangunan TPPAS Legok Nangka harus segera dioperasikan agar, persoalan sampah di Bandung Raya bisa tertanggulangi mengingat TPSA Sarimukti yang sudah over kapasitas karena menampung sampah dari empat daerah di Wilayah Bandung Raya” kata Faizin. (cky)

 

Editor : Ricky Juliansyah