Mary BKPSDM CPNS dan PPPK 2021
Sekretaris Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawati. 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Bagi masyarakat Kota Depok yang ingin mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Depok, bisa segera mempersiapkan diri. Karena pendaftaran seleksi CPNS dan PPPK akan dimulai pada akhir Mei 2021.

Terkait hal itu, Sekretaris Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawati menuturkan, saat ini sudah ada informasi global mengenai jadwal CPNS dan PPPK.

“Untuk jadwal detailnya belum, masih informasi global saja. Sudah banyak juga beredar di grup WA jadwal globalnya,” ungkap Mary kepada Radar Depok, Senin (17/5).

Selain itu lanjut Mary, pengumuman seleksi CPNS dan PPPK akan dimulai pada 30 Mei sampai 13 Juni 2021. Pendaftaran seleksi akan berlangsung pada 31 Mei sampai 21 Juni 2021. “Berdasarkan informasi, penetapan NIP CPNS/Nomor Induk PPPK sampai dengan Desember tahun ini,” bebernya.

Perlu diketahui, formasi yang diterima oleh Kota Depok tahun ini ada 344 formasi PPPK dan 182 formasi CPNS. “344 formasi PPPK terdiri dari 182 guru, 147 kesehatan, dan 15 tenaga teknis. Sedangkan 182 formasi CPNS terdiri dari 58 kesehatan dan 124 tenaga teknis,” ungkap Mary.

Terpisah, Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Farida Rachmayanti mengucap syukur atas terpenuhinya ajuan formasi PPPK untuk guru yang tahun ini menjadi formasi terbanyak. Sehingga kegiatan belar dan mengajar bisa berjalan semakin efektif nantinya.

“Karena tidak diragukan lagi, rasio tenaga pendidik dan jumlah murid yang memadai merupakan syarat pelayanan minimal yang harus dipenuhi, sebagai wujud pengelolaan pemerintahan yang baik,” tutur Farida kepada Radar Depok.

Farida berharap, dalam waktu yang tidak terlalu lama Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) bisa membuka kuota baru bagi formasi kesehatan.

“Sayangnya formasi kesehatan yang diminta Kota Depok belum bisa dipenuhi. Terutama menyikapi situasi pandemi yang masih belum terprediksi berakhirnya, tenaga kesehatan sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (rd/dis)

 

Jurnalis: Putri Disa

Editor: M. Agung HR