Beranda Metropolis Harga Jengkol Tembus Rp80 Ribu

Harga Jengkol Tembus Rp80 Ribu

0
Harga Jengkol Tembus Rp80 Ribu
MAHAL: Salah satu penjual jengkol sedang menunggu pembeli. FOTO: ILUSTRASI

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tidak hanya harga ayam dan daging yang mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idul Fitri, namun harga jengkol pun ikut melonjak naik. Bahkan kenaikan harganya mencapai Rp80.000 per kilogramnya.

Pedagang bahan pokok di Pasar Depok Jaya, Tunhar mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Fitri harga jengkol per kilogramnya menjadi Rp80.000.

“Namun, tidak menutup kemungkinan akan terus naik hingga H-2 atau H-1 lebaran, prediksi kami bisa mencapai Rp100.000 per kilogramnya,” tutur Tunhar kepada Radar Depok, Jumat (7/5).

Dia menjelaskan, kenaikan harga jengkol terjadi sejak awal Mei lalu, padahal sebelumnya jengkol memiliki harga Rp40.000. Kenaikan ini menurutnya menjadi hal yang biasa terjadi pada saat menjelang lebaran. “Biasa menjelang lebaran, serba naik, begitu juga harga jengkol,” bebernya.

Terpisah, salah satu pedagang sayur di Pasar Agung Depok, Armansyah menjelaskan, kenaikan harga jengkol terjadi karena permintaan dari masyarakat yang naik. “Permintaan dari masyarakat naik, namun stok kami tetap atau tidak naik. Sehingga harga jadi mahal,” bebernya.

Armansyah mengaku, harga jengkol yang dijualnya seharga Rp60.000, bahkan tidak menutup kemungkinan semakin lama makin naik. “Mungkin bisa terus naik lagi, bisa saja naik sampai Rp100.000 per kilogramnya,” sambungnya.

Selain harga jengkol, harga sayuran dan bahan makanan pokok lainnya juga mengalami kenaikan, namun tidak sedrastis harga jengkol. “Ada beberapa yang naik, tapi naiknya cuma dikit. Bahkan harga cabai masih normal, cabai merah keriting Rp30.000 dan cabai rawit Rp60.000,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Agung, Biher Purba mengatakan, sampai dengan saat ini harga bahan pokok masih bisa dibilang normal. Namun, terkait kenaikan harga jengkol, dirinya tidak mau memberi keterangan, karena tidak termasuk dalam pantauan list harga bahan pokok.

“Kalau sejauh ini, bahan pokok masih bisa dibilang normal. Paling, yang mengalami kenaikan sekarang ini adalah daging, mencapai Rp135.000,” pungkasnya. (rd/dis)

 

Jurnalis: Putri Disa

Editor: M. Agung HR