Abdul Harris Bobihoe
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Abdul Harris Bobihoe. berbicara tentang kuota haji 2021 Indonesia yang ditutup Pemerintah Arab Saudi. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk hadir dan bertindak membantu menghentikan kekerasan di Palestina mengingat banyak korban jiwa dan luka-luka adalah warga sipil.

Menurut politikus Partai Gerindra tersebut, PBB harus dapat melakukan tindakan yang konkret agar konflik bersenjata di Palestina tidak berkembang menjadi perang terbuka.

“PBB harus hadir dan bertindak agar aksi kekerasan Israel terhadap warga sipil Palestina tidak berlanjut. Israel juga harus menghentikan pembangunan pemukiman baru Yahudi di Yerusalem Timur, yang memang ilegal menurut hukum internasional,” kata Harris kepada Radar Depok, Minggu (16/05).

Wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini juga mengharapkan agar militer Israel dan pasukan bersenjata dari Hamas harus menahan diri dan menghentikan seluruh serangan udara agar korban jiwa tidak terus bertambah.

Dewan yang ramah dan murah senyum ini pun sampai-sampai juga mengutuk keras kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan Israel terhadap warga Palestina. “Dunia harus mengutuk kekerasan aparat keamanan Israel terhadap penduduk sipil Palestina,”Geram Harris.

Dewan Keamanan PBB berencana akan bertemu, Minggu, untuk membahas krisis di Palestina. Pertemuan itu sempat tertunda beberapa hari akibat dihalang-halangi oleh Amerika Serikat sebagai anggota tetap DK PBB.

Sejauh ini, DK PBB belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dengan krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina.

Terkait dengan itu, Harris mengingatkan PBB tidak boleh memberi kesan lembaganya itu membiarkan kekerasan terus terjadi di Palestina.

“PBB harus membuktikan diri sebagai penjaga perdamaian dunia dengan segera menghentikan ketegangan tersebut sekaligus memberi sanksi kepada Israel,” pungkas Harris. (cky)

 

Editor : Ricky Juliansyah