MUSDA : Hasil Musyawarah Daerah (Musda) ke-V DPD PKS Kota Depok, yakni Ketua, Imam Budi Hartono, Sekretaris Hermanto Setiawan dan Bendahara Ade Supriyatna. FOTO : DOK. RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus menyerukan untuk memberikan dukungan kepada rakyat Palestina yang saat ini tengah ditindas zionis Israel. Bahkan, partai berlambang bulan sabit kembar tersebut menggelar Webinar Kebangsaan yang digagas Presiden PKS Ahmad Syaikhu membuka acara sekaligus menjadi pembicara kunci.

“Alhamdulillah, PKS terus istiqamah untuk memberikan dukungan konkret terhadap saudara-saudara kita di Palestina,” kata Ketua DPD PKS Kota Depok, Imam Budi Hartono kepada Radar Depok, Rabu (19/05).

Hal tersebut dibuktikan dengan menyelenggarakan Webinar Kebangsaan ‘Dukungan Indonesia untuk Palestina’yang diselenggarakan Rabu (19/05) pukul 15.30-18.00 WIB melalui live streaming di akun Facebook Partai Keadilan Sejahtera, Instagram @PK_Sejahtera dan Youtube PKS TV.

Dia menjelaskan, agenda dengan keynote speech Presiden PKS, Ahmad Syaikhu ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional menjadi narasumber, seperti Wakil Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Mejelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid,Wakil Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani, tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri, cendikiawan muslim Azyumardi Azra, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia, Ketua DPP PKB Luluk Nur Hamidah.

Kemudian, Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, Ketua Umum DDII Adian Husaini, Ketua DPP Permabudhi Prof. Philip K. Wijaya, tokoh Tionghoa Indonesia Lieus Sungkarisma dan Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Usman Hamid, juga ada Wakil Duta Besar Palestina untuk RI Ahmad Metani.

“Sejumlah elemen masyarakat menyampaikan kecamannya terhadap tindak kekerasan Israel terhadap rakyat Palestina,” papar Imam.

Imam yang juga Wakil Walikota Depok ini menyampaikan bahwa semua masyarakat harus mendukung kemerdekaan Palestina.

“Kami memilih peduli Palestina, karean ia amanah konstitusi,” tegas Imam.

Bahkan, Imam mengungkapkan, negara ini dirancang bukan untuk egois. Sebab, baru saja merdeka, tapi amanat konstitusi mengatakan kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

“Keren kan, tujuan Indonesia bukan sekedar untuk merdeka sendiri, tapi memerdekakan setiap bangsa dan menghapus penjajahan di atas dunia. Para founding father kita ingin agar kita berdaulat atas diri sendiri, kita itu negeri anti-imperialisme,” tegas Imam.

Sementara, salah satu pembicara dalam Webinar kebangsaan tersebut, Tokoh Tionghoa, Lieus Sungkharisma menyampaikan bahwa semua masyarakat harus mendukung kemerdekaan Palestina.
Lieus mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo, bersama pemimpin negara Malaysia dan Brunai Darussalam dalam mendukung Palestina.

“Presiden kita dengan pimpinan Malaysia dan Brunei sudah menyatakan dukungan dan menekan PBB untuk memberikan penyelesaian kemerdekaan Palestina,” kata Lieus .
Pihaknya melihat adanya dukungan dari partai politik seperti PKS, PPP, Golkar, Demokrat dan PKB. Kata Lieus, seluruh partai politik harus kompak dalam menyerukan pembebasan Palestina.

“Kompak dululah, dukung pemerintah kemudian lakukan langkah-langkah konkret. Karena kalau kita demo aksi damai itu kayaknya sudah sering kita lakukan statemen-statemen kita lakukan, sekarang kita kompak ambil langkah-langkah konkret. Parpol ini harus bersatu, menyuarakan ini memberikan dukungan kepada  pemerintah lakukan boikot,” tandasnya. (cky)

Tentang Webinar Kebangsaan PKS

  • PKS terus menyerukan untuk memberikan dukungan kepada rakyat Palestina yang saat ini tengah ditindas zionis Israel
  • Menggelar Webinar Kebangsaan yang digagas Presiden PKS Ahmad Syaikhu membuka acara sekaligus menjadi pembicara kunci
  • Diselenggarakan Rabu (19/05) pukul 15.30-18.00 WIB melalui live streaming di akun Facebook Partai Keadilan Sejahtera, Instagram @PK_Sejahtera dan Youtube PKS TV
  • Menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber
  • Semua masyarakat harus mendukung kemerdekaan Palestina

 

Amanah Konstitusi

  • Indonesia dirancang bukan untuk egois
  • Baru saja merdeka, tapi amanat konstitusi mengatakan kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan
  • Tujuan Indonesia bukan sekedar untuk merdeka sendiri, tapi memerdekakan setiap bangsa dan menghapus penjajahan di atas dunia
  • Para founding father kita ingin agar kita berdaulat atas diri sendiri, kita itu negeri anti-imperialisme

 

Harapan Tokoh

  • Tokoh Tionghoa, Lieus Sungkharisma menyampaikan bahwa semua masyarakat harus mendukung kemerdekaan Palestina
  • Lieus mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo, bersama pemimpin negara Malaysia dan Brunai Darussalam dalam mendukung Palestina
  • Seluruh partai politik harus kompak dalam menyerukan pembebasan Palestina.

 

Editor : Ricky Juliansyah