vaksin imigrasi
CEGAH COVID : Pegawai Imigrasi Kelas II Non TPI Depok ketika menerima vaksinasi tahap kedua, di pusat perbelanjaan Depok Town Square (Detos), Jalan Raya Margonda. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Saat mengurus administrasi di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok kedepannya bakal tambah aman dari Covid-19. Kepastian itu menyusul seluruh pejabat struktural hingga pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok, dipastikan sudah menjalankan vaksinasi tahap ke kedua, di Mal Depok Town Square.

Kasubag Informasi Imigrasi Depok, Yuris Setiawan menerangkan, seluruh rangkaian penerima vaksin untuk pejabat, pegawai hingga PPNPN telahg dilaksanakan. Ini menunjukan Imigrasi turut serta bersama pemerintah mencegah penyebaran.

“Ini vaksin yang tahap kedua, setelah semua pegawai sudah melalui vaksin tahap pertama. Imigrasi selalu siap menjadi percontohan dalam mencegah penyebaran,” tegasnya kepada Radar Depok, Minggu (23/5).

Seluruh pegawai Imigrasi yang menerima vaksin, lebih dari 50 pegawai. Pelaksanaannya juga melalui tahapan agar tidak terjadi kerumunan di lokasi pemberian vaksin. “Jadi terbagi dua kloter, jadi dua hari. Ini biar tidak menumpuk pada satu lokasi,” ungkap Yuris.

Dia juga menambahkan, tidak seluruh pegawai menerima vaksin, hal itu karena kondisi kesehatan pegawai yang tidak memenuhi persyaratan. Misalnya, suhu badan yang kurang stabil, detak jantung yang kurang baik.

“Tapi biasanya nanti akan dijadwalkan ulang, sampai kondisinya benar benar stabil. Karena banyak faktor yang membuat kondisinya kurang baik, sehingga harus rileks dan kosumsi makanan bergizi,” katanya.

Pelaksanaan vaksin yang diikuti imigrasi depok guna mendukung program pemerintah untuk menghambat dan mencegah laju penyebaran virus Covid-19. Mengingat, tugas Imigrasi Depok dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga membutuhkan proteksi diri dengan meningkatkan sistem imun yang ada dalam tubuh.

“Tapi seluruh pegawai pun dalam kesehariannya tetap selalu mematuhi standar protokol kesehatan yang berlaku,” pungkas Yuris. (arn/rd)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Fahmi Akbar