Pemeriksaan Sandi Kejari
PENUHI PANGGILAN: Sandi Butar Butar saat mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Depok, guna memenuhi panggilan atas laporan yang dilakukan dirinya terkait adanya dugaan pemotongan insentif covid-19, Jumat (16/4). FOTO: ARNET KELMANUTU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Kasus dugaan korupsi di tubuh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, belum juga ada kejelasan. Sudah berpekan-pekan Korps Adhyaksa dan Polres Metro (Polrestro) Depok, sudah minta klarifikasi. Tapi nyatanya, kasus rasuah tersebut malah mandek di klarifikasi belum naik kepenyelidikan. Tak ayal, Kuasa hukum Sandi Butar Butar, yakni Razman Arif Nasution siap soroti kinerja kedua aparat penegak hukum (APH) ini.

Kepada Harian Radar Depok, Razman Arif Nasution mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, segera menuntaskan dugaan kasus korupsi di Kota Depok. Dia meminta, agar Kepala Seksi Intel (Kasintel) segera melimpahkan kasus tersebut kepada Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Depok.

“Mendesak Kasintel untuk menyerahkan kasus ini ke Pidsus dan saya sudah berkomunikasi dengan Kasintel, dan saya sudah ingatkan kalo kasus ini kita kawal,” kata Razman, Jumat (30/4).

Razman menegaskan, akan melaporkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, jika ditemuinya unsur yang menghambat penegakan hukum dalam institusi tersebut. “Siapapun yang bermain-main termaksud dia sebagai Kasintel, kalau kita anggap menghalang-halangi penegakan hukum kita akan laporkan,” tegasnya.

Menurut Razman, seharusnya dugaan kasus korupsi tersebut sudah limpahkan kepada Seksi Pidsus Kejari Depok, karena berbagai pemeriksaan sudah dilakukan termasuk Polrestro Depok. “Kalau menurut saya sudah sangat pantas dilimpahkan, apalagi yang mau ditunggu kan kepolisian sudah memeriksa, mereka juga udah periksa, ya udah,” sebutnya.

Untuk itu, dia berharap, supaya kasus tersebut menemui titik terang setelah ditangani Kejari Depok. “Kalau tidak juga dilimpahkan dalam dua atau tiga hari ini, saya mencurigai Kasintel bermain-main dengan kasus ini,” tegasnya.

Adanya desakan tersebut, Kejaksaan Negeri Depok masih enggan memberikan pernyataan terkait perkara Sandi Butar Butar Personel Damkar Depok. Pernyataan resmi akan dilakukan dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikan Kasi Intel Kejari Depok, Herlangga Wisnu. “Nanti saja, sekalian minggu depan,” terangnya kepada Radar Depok, Minggu (2/5).

Upaya meminta keterangan dari pihak Kejari telah dilakukan, namun proses perkara masih dalam melakukan pendalaman, sehingga belum dapat menyampaikan hasilnya secara terbuka.(rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu 

Editor : Fahmi Akbar