Abdul Harris Bobihoe
Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK –Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe meminta sistem  Pelaksanaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 harus ada perbaikan agar kekurangan di tahun terdahulu tidak terulang kembali. Terutama, mengenai jatah sekolah yang menjadi catatan pihaknya.

“Saya minta sistem ini di perbaiki, supaya pengalaman terdahulu tidak terulang lagi, bagaimana Jatah nya tidak terisi, ini menjadi catatan kita agar kedepan nya dapat diperbaiki,” ujar Harris Bobihoe.

Saat disinggung mengenai pelaksanaan sekolah tatap muka, menurut Harris, hal itu masih perlu dikaji lagi terutama di Wilayah Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah III (Depok, Bogor, Bekasi).

KCD III ini, kata Harris, masih masuk dalam zona kuning ke oranye. Oleh karena itu, dari mulai dari Dinas Pendidikan sampai Satgas Covid harus memonitor perilaku disiplin penegakan protokol kesehatan dan SOP pencegahan di lingkungan sekolah.

“Terkait sekolah tatap muka saya kira izin masih dikaji dan dipersiapakan. Tapi, kiranya kerja sama antara disdik dengan satgas covid dapat menindaklanjuti dan menentukan zona mana saja yang sudah bisa melakukan sekolah tatap muka,” katanya.

Kemudian, sambung Harris, Komisi V telah melaksanakan rapat kerja bersama KCD Pendidikan III Provinsi Jabar, seperti dengan menginventarisir masalah, sehingga adanya upaya jika pada saat PPDB sekarang tahun 2021 ekspektasi masyarakat.

“Sehingga dapat mendekati yang diharapkan sesuai regulasi yang ada, baik jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua atau wali, dan jalur prestasi,” ujarnya.  (cky)

 

Editor : Ricky Juliansyah