helikopter jatuh
EVAKUASI : Pengangkatan Helikopter Robinson R44 yang masuk kedalam Rawa Jemblung, Sabtu (29/05) dini hari. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM – Helikopter Robinson R44 yang jatuh ke Rawa Jemblung Buperta Kota Depok, kini mulai cari tahu penyebabnya. Minggu (30/5), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menginvestigasi insiden jatuhnya helikopte, Jumat (28/5). Kedua lembaga ini terus berkoordinasi.

“Saat ini kami sedang melakukan koordinasi terkait insiden tersebut dan KNKT tengah melakukan investigasi terhadap insiden kecelakaan ini,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto, Minggu (30/5).

Pesawat latih tersebut berangkat dari Pusat Pendidikan Kedirgantaraan Gerakan Pramuka (Pusdirga) melalui Helipad Bandar Udara Wiladatika, Depok, pada pukul 09:30 WIB. Pesawat melakukan latihan terbang sirkuit dengan pola terbang mengitari lokasi helipad.

Pada pukul 09:45 WIB di hari yang sama, pesawat dilaporkan mengalami hilang kontak dengan Air Traffic Controller (ATC) Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Pesawat ditemukan jatuh di Danau Buperta Cibubur pada pukul 09:50 WIB.

Novie pun meminta seluruh sekolah penerbangan di Indonesia tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan. “Sehingga mencegah terjadinya hal-hal yang berisiko,” kata Novie.

Seperti diberikan www.radardepok.com helikopter latih sipil jenis Robinson R44 dari PT.Ganesa Dirgantara yang masuk ke Rawa Jemblung Kelurahan Harjamukti di Bumi Perkemahan Cibubur, berhasil dievakuasi sekitar pukul 00:15 WIB, Sabtu (29/5).

Babinsa Harjamukti, Pelda Asep Jamaludin mengatakan, tim evakuasi yang turun ada sekitar 20 personel. “Tim evakuasi tersebut meliputi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Buperta dan dari PT Gansa Dirgantara,” ucapnya kepada Radar Depok, Sabtu (29/5).

Asep yang juga memantau evakuasi menyebutkan, helikopter dipindahkan dengan menggunakan alat berat untuk mengangkatnya, dan sekitar pukul 01:12 WIB helikopter berhasil dievakuasi dan dibawa dengan truk.

“Pukul 01:25 WIB  pelaksanaan evakuasi berakhir, dan semuanya berjalan lancar. Sengaja dilakukan evakuasi dimalam hari, agar tidak mengganggu lalu lintas di Jalan Alternatif Cibubur,” tandasnya.(tul/rd)

Jurnalis : Lutviatul Fauziah 

Editor : Fahmi Akbar