Beranda Politika Novi Anggriani Kutuk Aksi Kekerasan Tentara Israel di Al Aqsa

Novi Anggriani Kutuk Aksi Kekerasan Tentara Israel di Al Aqsa

0
Novi Anggriani Kutuk Aksi Kekerasan Tentara Israel di Al Aqsa
Ketua DPK PRIMA Kota Depok, Novi Anggriani. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua Dewan Pengurus Kota Partai Rakyat Adil Makmur (DPK PRIMA) Kota Depok, Novi Anggriani ngutuk aksi brutal yang dilakukan tentara Israel terhadap warga Palestina di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Novi menilai tindakan kekerasan itu melukai perasaan umat Islam.

“Jelas itu aksi terkutuk dan kami PRIMA Depok mengecak keras tindak kekerasan terhadap warga sipil Palestina di wilayah Masjid Al-Aqsa yang menyebabkan ratusan korban luka-luka dan melukai perasaan umat muslim,” ucap Novi kepada Radar Depok, Minggu (9/5).

Ketua Nadi Center ini pun mengaku prihatin melihat kerusuhan yang terjadi dan meminta agar penggunaan kekerasan segera diakhiri supaya tidak jatuh korban lebih banyak, terutama di saat menjelang Idul Fitri.

Novi mengungkapkan, tindakan berlebihan oleh aparat Israel dengan menembakkan peluru karet dan granat kejut pada bulan Ramadan di saat puluhan ribu jamaah muslim sedang berupaya menjalankan ibadah adalah sebuah keputusan yang hanya memperuncing permasalahan.

“Harusnya jangan sepihak membuat keputusan.  Aksi terkutuk ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir, terlebih umat muslim Palestina sedang melaksanakan Ibadah di Bulan Ramadan. Dalam ajaran agama manapun tidak dibenarkan melakukan aksi kekerasan seperti itu,” geram Novi.

Selain itu, sambung politisi yang concern terhadap perlindungan perempuan dan anak ini, aksi terkutuk yang dilakukan tentara Israel di Masjid Al-Aqsa itu dinilai bertentangan dengan berbagai resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB, hukum humaniter internasional, khususnya Konvensi Jenewa IV tahun 1949.

“Ini berpotensi menyebabkan ketegangan dan instabilitas di kawasan tersebut,” ujarnya.

Dia mengatakan pengusiran paksa dan tindakan kekerasan terhadap warga Palestina itu bisa menyebabkan ketegangan di kawasan. Karena itu, Indonesia pun mendesak masyarakat internasional melakukan langkah nyata untuk menghentikan tindakan aparat Israel itu.

“Kami Prima Depok mendorong pemerintah Indonesia dan PBB untuk meminta Israel menghormati hak-hak asasi warga Palestina untuk menjalankan ibadah tanpa ancaman kekerasan oleh aparat Israel,” pungkasnya. (cky)

 

Editor: Ricky Juliansyah