peternak ayam terancam
ILUSTRASI

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Kekalahan Indonesia dari Brasil di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) beberapa tahun lalu, berbuntut pada kebijakan impor daging ayam dari Brasil ke Indonesia.

Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar), Singgih Januratmoko mengatakan, impor ayam itu akan merugikan peternak UMKM. Impor akan membuat harga ayam produk lokal tak bisa bersaing.

“Menurut kita kalo impor daging ayam itu sampai masuk, maka akan merugikan peternak kecil di Indonesia,” kata Singgih.

Ia menjelaskan, harga produksi daging ayam Brasil di kisaran harga Rp14.500. Sementara, harga produksi daging ayam itu sampai Rp20.000.

“Kalo di Brazil itu biaya produksinya hanya Rp14.500. Jadi kalo nanti ayam impor itu masuk maka peternak UMKM bisa gulung tikar,” jelasnya.

Ia menambahkan, mahalnya harga daging ayam saat ini bukan hanya disebabkan oleh permintaan yang tinggi. Namun, dikarenakan harga pakan ternak yang naik.

“Pemerintah salah persepsi, harga daging ayam naik ini karena harga pakan itu naik. Ini ada indikasi kegagalan pemerintah dalam memproduksi jagung. Jadi bukan karena ayamnya, tapi karena jagungnya,” tandasnya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya