Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Rizki Apriwijaya FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Rizki Apriwijaya menilai penanganan pandemi yang lebih fokus dan serius dengan memastikan program vaksinasi yang massif kepada masyarakat mesti terus tingkatkan dan menjadi kunci untuk mengakselerisasi pemulihan ekonomi nasional.

“Penanganan pandemi harus lebih fokus lagi, jika Covid-19 bisa dikendalikan hal ini bisa menjadi momentum untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Rizki Apriwijaya kepada Radar Depok, Selasa (18/05).

Wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini mengungkapkan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), hasil audit pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2021. Hasilnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih mengalami kontraksi 0,74 persen secara year on year.

“Dengan masih menurunnya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2021 sebesar 0,74 persen, menunjukkan ekonomi Indonesia masih terjebak dalam kondisi resesi ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, konsumsi rumah tangga yang lesu dan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) serta berbagai masalah dalam pencairan dana  program perlindungan sosial menjadi faktor penyumbang minusnya pertumbuhan ekonomi kuartal I.

Data sementara yang disampaikan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) baru mencapai Rp 134,07  triliun (19,2 persen) dari total anggaran sebesar Rp 699,43 triliun hingga posisi per 16 April 2021.

Politikus milenial Partai Gerindra ini menilai, transformasi sektor digital perlu didorong karena di tengah pandemi dengan pembatasan aktivitas masyarakat (PPKM) sebagian besar masyarakat bergeser ke digital. Kemudian, disarankan agar pemerintah menggenjot ekspor, dan investasi perlu ditingkatkan.
“Pasalnya, kedua indikator ini mempunyai kontribusi penting untuk pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya ketika konsumsi rumah tangga, penyumbang ekonomi terbesar tengah tertekan,” ucap Rizki. (cky)

 

Editor : Ricky Juliansyah