antigen polsek sawangan
DIRAPID : Seorang pemudik sedang melakukan rapid antigen di Posko KTJ Sawangan Village. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN – Puluhan Pemudik yang masuk wilayah hukum Polsek Sawangan mendapatkan pelayanan rapid antigen gratis.

Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Lumban Tobing mengatakan, ada dua posko pemantauan pemudik yang memberikan pelayanan rapid antigen kepada pemudik, yaitu posko KTJ BSI, RW5, Kelurahan Duren Mekar Kecamatan Bojongsari dan Posko KTJ Sawangan Village, RW15, Kelurahan, Bedahan, Kecamatan Sawangan.

Kami siapkan dua posko lengkap dengan petugas medis yang akan melakukan rapid antigen kepada pemudik,” kata AKP Rio, Selasa (19/5).

Dia mengungkapkan, pada pemeriksaan yang berlangsung di Posko KSTJ BSI, ada 19 pemudik yang dirapid dengan hasil non reaktif seluruhnya. sedangkan di Posko Sawangan Village, ada 17 pemudik yang dirapid dengan hasil non reaktif seluruhnya. “Seluruh pemudik yang dirapid sampai saat ini hasilnya masih non reaktif. Mudah-mudahan semua pemudik sehat,” bebernya.

Ia menjelaskan, rapid antigen bagi pemudik ini dilakukan sejak 17 Mei sampai 24 Mei mendatang. Seluruh pemudik yang belum melakukan rapid antigen terus diingatkan untuk datang ke posko terdekat maupun Puskesmas terdekat untuk melakukan rapid antigen.

Semua biaya rapid antigen ini gratis. Jadi, pemudik jangan ragu untuk datang memeriksakan dirinya,” terangnya.

Kata dia, selain menyediakan posko pelaksanaan rapid antigen, Polsek Sawangan juga menyediakan swab antigen mobile yang dilaksanakan ke daerah – daerah yang jauh dari posko, atau yang membutuhkan pelayanan swab antigen. Kami terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” imbuhnya.

Tak lupa, dia juga terus mengimbau masyarakat baik pemudik maupun warga Depok lainnya agar tetap mempertahankan protokol kesehatan, dalam lingkup hidup sehari hari, seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. “Ayo bersama-sama kita lawan korona,” pungakasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro