Rizki Apriwijaya
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Rizki Apriwijaya berbicara prokes covid-19. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK –Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Rizki Apriwijaya mengatakan, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat akan melibatkan atau memasukkan sekolah swasta dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2021 tingkat sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan sekolah luar biasa (SLB).

Rizki Apriwijaya menjelaskan, rencana tersebut diusulkan karena selama ini banyak siswa yang gagal dalam penerimaan PPDB (tidak masuk sekolah negeri) karena faktor jumlah sekolah negeri yang sangat terbatas.

Jadi, sambung Rizki dari PPDB tahun lalu hanya terserap 41 persen peserta PPDB yang lolos. Sehingga tahun ini.

“Disdik ingin mencoba agar sekolah swasta bisa masuk PPDB sehingga pilihan sekolah lebih banyak,” kata Rizki Apriwijaya.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini menuturkan, pada PPDB 2020, jumlah sekolah negeri tingkat SMA, SMK, dan SLB minim, hanya ada 833 sekolah negeri. Sedangkan sekolah swasta jumlahnya mencapai 4.146. Nanti siswa kurang mampu yang masuk ke sekolah swasta tidak harus dipusingkan dengan pembiayaan.

Disdik Jabar juga akan memberi bantuan Rp 2 juta untuk setiap siswa tersebut. Dengan syarat siswa tersebut harus memberi bukti ikut dalam PPDB dan mencoba mendaftarkan diri ke sekolah negeri.

”Untuk mereka yang masuk kategori rawan melanjutkan pendidikan akan tetap dibantu meski masuk ke sekolah swasta,” ucap Rizki Apriwijaya (cky)

 

Editor : Ricky Juliansyah