sosialisasiPPDB SMAN 3
PENJELASAN : Sosialisasi PPDB tahun ajaran 2021 untuk jenjang pendidikan SMA dan SMK wilayah Kecamatan Sukmajaya yang diinisasi SMAN 3 Depok secara virtual, Kamis (20/05). FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tanggal 7 – 11 Juni 2021, menjadi tahap 1 dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 untuk jenjang pendidikan SMA dan SMK di Kota Depok.

Dimana, di sesi awal tersebut dibuka untuk jalur afirmasi, perpindahan tugas, dan jalur prestasi untuk jenjang pendidikan SMA. Sedangkan, untuk jenjang pendidikan SMK dibuka untuk jalur afirmasi, prioritas terdekat, perpindahan tugas, perstasi kejuaraan, dan prestasi rapor unggulan.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Kepala KCD Pendidikan Wilayah 2 Provinsi Jawa Barat, I Made Supriatna dalam sosialisasi PPDB tahun ajaran 2021 untuk jenjang pendidikan SMA dan SMK wilayah Kecamatan Sukmajaya yang diinisasi SMAN 3 Depok secara virtual, Kamis (20/05).

“Sedangkan untuk tahap 2 pada 25 Juni – 1 Juli 2021, dibuka untuk jalur zonasi di jenjang SMA, dan di jenjang SMK ada jalur prestasi rapor umum,” ucapnya kepada Radar Depok.

Masih dalam kegiatan sosialisasi, Kepala SMAN 3 Depok, Nurlaely menuturkan, teknis dalam pendaftaran tersebut, jika pendaftar tidak lolos di tahap 1 mka dapat mendaftar di tahap 2. Namun, jika diterima di tahap 1, maka pendaftar tidak bisa lagi daftar di tahap 2, karena sistemnya sudah mengunci identitas pendaftar.

Untuk tahap 1, ada beberapa tahapan yang dilalui selama pendaftar, yakni dari verifikasi data siswa, rapat dewan guru, koordinasi satdik dan cadisdik, dan pengumumannya pada 21 Juni 2021. Lalu untuk sesi daftar ulangnya dari tanggal 22-24 Juni 2021.

Sedangkan untuk tahap 2, tahapan yang dilalui pun tidak jauh berbeda dengan tahapan 1, tetapi ada seleksi pengolahan nilai, dan untuk tanggal daftar ulangnya pada 12-14 Juli 2021.

“Tata cara PPDB, ada dua yakni dengan daring mandiri atau operator sekolah asal dari pukul 08:00-20:00, atau datang ke sekolah tujuan, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan dari pukul 08:00-14:00,” terangnya.

Nurlaely juga menjelaskan, tentang syarat di PPDB yang dibagi menjadi dua, yakni syarat umum, dan khusus. Pada syarat umum pendaftar harus menyiapkan ijazah/surat keterangan kelulusan, akta kelahiran, kartu keluarga (minimal satu tahun), KTP, buku rapor (semester 1-5 dan keterangan rangking), dan terakhir ada surat tanggungjawab mutlak orang tua.

Sedangkan untuk, syarat khusus ada Kartu Program Penanganan Kemiskinan/terdaftar di DTKS Dinsos (bagi jalur afirmasi), Surat Keterangan Domisili dari RT/RW (bagi afirmasi korban bencana alam/sosial), Surat Tugas orang tua (bagi jalur perpindaan tugas orang tua/wali), dan piagam penghargaan prestasi (untuk jalur prestasi).

“Untuk kuota SMA, 50 % untuk zonasi, 25 % untuk prestasi, 20 % untuk afirmasi, dan 5 % untuk perpindahan tugas. Sedangkan, untuk jenjang SMK kuotanya terdiri dari 60 % prestasi rapor, 20 % untuk afirmasi, 10 % untuk prioritas terdekat, dan masing-masing 5 % untuk jalur prestasi kejuaraan dan perpindahan,” terangnya. (rd)

 

Editor : Pebri Mulya