az zikra
KLARIFIKASI: Kuasa Hukum PT ABI Group, Fachri Fachrudin saat menggelar konferensi pers di RM Kabayan, Cibinong, Kamis (27/5). FOTO : PUTRI/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Mulai sekarang kalau mau beli madu yang dicetuskan Almarhum Ustad Arifin Ilham : Az-Zikra harus selektif lagi. Keladinya Kamis (27/5), pemilik sah produk Az-Zikra mendesak pihak yang tidak bertanggungjawab untuk segera menghentikan aktivitas ilegalnya. Hal tersebut didasarkan dengan maraknya peredaran madu palsu dengan merek Az-Zikra yang serupa.

Melalui Kuasa Hukumnya, Fachri Fachrudin menjelaskan, pada akhir-akhir ini pihaknya menemukan berbagai produk madu, Habbatussauda, Propolis, Kopi, Susu Kambing, serta produk kesehatan lainnya, yang menggunakan merek Az-Zikra. Produk palsu dengan kualitas rendah itu banyak beredar di pasaran.

“Orang yang tidak bertanggungjawab tanpa hak dan melawan hukum telah memakai atau meniru bentuk, kemasan, model, warna, gambar, kalimat atau kata-kata bahkan racikan dari merek Az-Zikra, baik sebagian maupun seluruhnya,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, Kamis (27/5).

Fachri menegaskan, kebenarannya, Muhammad Jafar Audah adalah pemilik sah produk madu dengan merek Az-Zikra. Bahkan saat ini, produk palsu madu Az-Zikra dan black campaigin, membuat PT Azzikra Berkah Internasional (ABI Group) yang memproduksi madu dengan merek Az-Zikra mengalami kerugian hingga Rp15 miliar.

“Beredarnya madu palsu dengan merek Az-Zikra dan black campaign terhadap produk-produk yang kami miliki, membuat kami mengalami kerugian mencapai Rp15 miliar,” jelas Fachri.

Fachri mengatakan, sebelumnya sudah mendalami pihak-pihak yang telah memalsukan produk merek Az-Zikra. Beberapa pihak yang diduga telah memalsukan dan mengedarkan madu merek Az-Zikra palsu ini, sudah didekati secara kekeluargaan agar menghentikan perbuatannya, karena bisa berdampak secara hukum.

“Kami sudah melakukan pendekatan secara kekeluargaan. Bagi yang tidak mengindahkan pendekatan kami, terpaksa akan kita tindaklanjuti ke ranah hukum,” jelasnya.

Terkait dengan tindakan hukum, Fachri menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pelaporan di Polda Jawa Barat (Jabar). “Ada sekitar lima orang yang sudah kami laporkan ke Polda Jabar. Pelaporannya sendiri sudah dilakukan beberapa hari lalu,” terangnya.

Fachri mengatakan, terkait dengan merek Az-Zikra yang menjadi brand produknya, ini merupakan hak milik dari Muhammad Jafar Audah, baik secara pribadi maupun sebagai Komisaris Utama PT ABI Group.

Hal itu dibuktikan dengan adanya sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) yang dikeluarkan oleh Dirjen HAKI. Kemenkum Ham RI melalui Dirjen Kekayaan Intelektual u.b. Direktur Merek dan Indikasi Geografis telah menerbitkan Sertifikat dengan Nomor Pendaftaran IDM000523249 Kelas 30, Nomor Pendaftaran IDM000559469 dan Nomor Pendaftaran IDM000579654 Kelas 5.

Di akhir, dia menegaskan lagi, bahwa PT ABI adalah pemilik sertifikat sekaligus pemilik merek Az-Zikra atas produk madu, Habbatussaudah, Propolis, Kopi, Susu Kambing dan produk kesehatan lainnya, yang telah dikeluarkan Dirjen HAKI Kemenkum HAM RI. “Dengan demikian, jelas bahwa produk madu dengan merek Az-Zikra adalah sah milik kami,” pungkasnya.(dis/rd)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar