Rizki Apriwijaya
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Rizki Apriwijaya berbicara prokes covid-19. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK –Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Rizki Apriwijaya berharap agar pelaksanaan PPDB 2021 mematuhi protokol kesehatan (Prokses) Covid19 dan senantiasa berkordinasi dengan Satgas Penanggulangan Pandemi Covid-19, agar tidak terjadi klaster PPDB.

“Memang PPDB dilaksanakan secara online. Namun, ada beberapa hal yang mengharuskan orang tua dan siswa ke sekolah.  Jadi ini perlu diwaspadai juga, agar tidak terjadi penularan Covid-19,” kata Rizki Apriwijaya.

Wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini mengungkapkan, Terkait pertemuan tatap muka, Rizki melanjutkan, masih melihat status dari kabupaten/kota tersebut, apakah sudah masuk zona hijau yang memperbolehkan sekolah tatap muka atau zona orange dan status ke atasnya yang belum diizinkannya diberlakukan tatap muka.

Kemudian, diperlukan sejumlah persiapan agar sekolah dapat berjalan dengan aman, lancar dan terhindar dari penularan Covid-19.

“Jika sudah dilakukan tatap muka, kami berharap agar protokol kesehatan (Prokes) harus benar-benar disiplin, dan fasilitas penunjangnya menjadi suatu kewajiban yang harus dipenuhi pemerintah kabupaten/kota, dengan koordinasi Disdik dan Dinkes tiap daerah,” katanya.

Rizki Apriwijaya mengatakan, saat ini pemerintah terus concern melakukan Program Vaksinasi guna mewujudkan herd community. Sehingga, jika sudah terbentuk herd community dan dari sektor kesehatan sudah kuat, pemerintah dapat melakukan perbaikan di sektor lainnya, seperti  ekonomi.

“Jika pandemi terus berlangsung, akan makin banyak APBD kita terkuras untuk upaya penanggulangannya,” pungkas Rizki Apriwijaya.

Diketahui, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menetapkan jika tahap pendaftan PPDB dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap, yaitu tahap pertama yang akan dimulai pada 7 Juni 2021, dan tahap kedua, 24 Juni 2021.(cky)