sampah TPA
MENURUN : Armada pengangkut kebersihan Kota Depok ketika beraktifitas melakukan pembuangan sampah di lokasi TPA Cipayung, Kecamatan Cipayung. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Depok mulai berkurang. Sebelumnya, 1.200 ton perhari, kini menjadi 1.100 ton. Diketahui naiknya jumlah sampah di Kota Depok akibat libur lebaran lalu.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Iyay Gumelar menerangkan, penurunan volume sampah dikarenakan masyarakat sudah kembali beraktivitas setelah libur lebaran. “Iya H-3 sebelum lebaran, tren volume sampah memang meningkat. Puncaknya saat lebaran, itu mencapai 1.200 ton perharinya,” terangnya kepada Radar Depok.

Dia menjelaskan, peningkatan sampah juga dipengaruhi larangan mudik, sehingga warga banyam yang beraktifitas tetap di tempat tinggalnya, seperti Depok. “Jadi saat takbiran itu yang paling banyak sampah di hasilkan PKL, karena banyak yang berjualan,” ungkap Iyay.

Guna menggarap seluruh sampah sebelum dan sesudah lebaran, DLHK menerjunkan sedikitnya 130 armada untuk merapihkan sampah di jalan protokol hingga ke permukiman masyarakat.

Dilokasi terpisah, Kepala TPA Cipayung, Ardan menambahkan, pengurangan sampah juga dibantu dengan banyaknya masyarakat yang mulai aktif memilah sampah, sehingga jumlah sampah berkurang masuk ke tempat pembuangan.

Namun meski begitu, Ardan menuturkan bahwa sebenarnya kapasitas di TPA sudah tidak mumpuni untuk menampung sampah masyarakat Depok, sehingga sedang dilakukan upaya untuk penanganan.

“Daya tampung sampah di TPA Cipayung mencapai 1,3 juta meter kubik. Namun pada saat ini, jumlah sampah di TPA Cipayung mencapai 1,5 juta meter kubik,” tandas Ardan. (arn/rd)

Jurnalis : Arnet KelmanutuĀ 

Editor : Fahmi AkbarĀ