Beranda Metropolis Sembelih Kebo Andil, Walikota ‘Diupah’ Daging Keredan

Sembelih Kebo Andil, Walikota ‘Diupah’ Daging Keredan

0
Sembelih Kebo Andil, Walikota ‘Diupah’ Daging Keredan
Ketua Dewan Pakar Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD), Mohammad Idris saat menyembelik kerbau. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua Dewan Pakar Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD), Mohammad Idris, menyembelih seekor kerbau yang merupakan hasil pantungan atau andilan.

Prosesi penyembelihan empat ekor kerbau andil KOOD dipusatkan di halaman Rumah Budaya, Kp Rawa Denok, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Senin (10/05).

Guna menghindari terjadinya kerumunan, pihak panitia mengarahkan peserta andil agar hadir ke lokasi tidak berbarengan. Protokol kesehatan juga maksimal diterapkan, seperti menjaga jarak (social distancing), cek suhu tubuh, dan mewajibkan pemakaian masker.

“Alhamdulillah andilan kebo tahun ini berjalan lancar dan sukses. Pak Walikota juga ikut patungan kebo. Di KOOD beliau sebagai Ketua Dewan Pakar,” kata Sudadih, Ketua Panitia Andil Kebo 2021.

Tak hanya sebagai peserta, Kyai Idris juga ikut menyembelih salah satu kebo andil. Berbekal sebilah golok tajam, Kyai Idris berhasil menggorok  kerbau andil pertama.

“Gak nyangka. Pak Walikota bisa motong kebo,” kata salah seorang anggota KOOD yang mengaku baru pertama melihat Mohammad Idris menyembelih kerbau.

Dijelaskan Sudadih, andilan atau patungan daging kerbau adalah tradisi atau kebiasaan masyarakat Depok tempo doeloe. Tujuannya guna meringankan kebutuhan hidangan daging pada perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, KOOD merupakan organisasi pelestari budaya yang memiliki kewajiban dalam merawat tradisi tersebut. Lantaran itu setiap tahun KOOD melaksanakan andilan kerbau.

Dijelaskan Sudadih, menjelang Lebaran tahun ini andilan kebo KOOD diikuti oleh 87 peserta, termasuk Ketua Dewan Pakar KOOD Mohammad Idris, Penasihat KOOD Idrus Yahya, dan Ketua Dewan Pembina Pradi Supriatna.

Dalam sambutan singkatnya, Mohammad Idris mengapresiasi semangat jajaran KOOD dalam merawat kearifan lokal. Menurutnya, melalui kegiatan andilan ini tradisi para leluhur Depok diharapkan terus terjaga dan lestari.

Mengacu kebiasaan/kesepakatan leluhur Depok saat menyembelih kerbau atau sapi, si pemotong mendapatkan upah berupa daging keredan.

“Keredan adalah daging putusan leher yang dipotong mengikuti diameternya dan diukur setapak tangan. Itu adalah daging upah untuk pemotong kerbau,” kata Sudadih seusai menyerahkan daging keredan kepada Kyai Idris.

Selain Ketua Umum KOOD, Ahmad Dahlan dan Sekretaris Umum Nina Suzana, prosesi penyembelihan dan rencak daging kerbau juga dihadiri Wakil Bendahara Umum Supian Suri, Wakil Sekretaris Umum Amiruddin, Wakil Ketua Umum Naiman, Jamhurobi, Lamin Nirun, Haji Murasa, Rihadi BS, perwakilan Dewan Sepuh Haji Sanusi, Ketua KOOD Kecamatan Cimanggis Haji Idin Ibrahim, Ketua KOOD Kecamatan Limo Husin Tohir, Ketua KOOD Kelurahan Rangkapanjaya Baru Nurhasan, serta perwakilan Wadon KOOD. (rd)

 

Editor : Pebri Mulya