boks pancoranmas
Lurah Pancoranmas, Suganda

Di hari pertama masuk kerja, setelah tiga hari libur momen lebaran. Kantor kelurahan Pancoranmas melakukan pelayanan masyarakat seperti biasa.

Laporan : Daffa Andarifka Syaifullah

RADARDEPOK.COM, Melewati sebuah ruang rapat yang cenderung gelap. Ada satu ruangan bertuliskan “Lurah” dengan kondisi pintu tertutup. Disitu terlihat pria paruh baya berciri khas kumis di atas bibirnya dilengkapi sebuah songkok hitam diatas kepala. Mengurus berbagai macam berkas.

Berkas itu menumpuk dihadapannya. Tingginya sekitar dua inci. Sesekali dia melirik sebuah komputer disamping tumpukan berkas itu. Juga membuka gawaiinya, membuka aplikasi chat untuk berkoordinasi dengan RT dan RW. Mengantisipasi para pemudik yang pulang ke rumah.

“Kami mengeluarkan 20 Surat Dispensasi Keluar Masuk (SDKM). Selain itu juga RT/RW sudah diberi sosialosasi terkait pemudik yang pulang harus melakukan isolasi mandiri selama tiga hari di rumah,” kata Lurah Pancoranmas, Suganda.

Tak lama, dia menunjukan sebuah data penyebaran Covid-19 di wilayah Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas, yang sudah masuk ke zona kuning. Lalu, Suganda juga meminta Ketua RT/RW untuk para pemudik yang telah melakukan isolasi mandiri, untuk dites kesehatannya di Puskesmas Pancoranmas.

Harap harap cemas, dia berharap pada masa mudik 2021 ini, jangan sampai ada lonjakan angka kasus penyebaran Virus Korona. Apalagi, klaster baru.

“Kita lakukan dalam upaya penanggulangan covid-19 yang memang penyebaran covid sudah ringan (kuning). jangan sampai, ada cluster baru dan peningkatan angka penyebaran virus Korona,” tutupnya. (*)

Editor : Junior Williandro