Beranda Metropolis THR-nya Bingung Buat Apa, Bayar PBB Depok Saja Saat Libur

THR-nya Bingung Buat Apa, Bayar PBB Depok Saja Saat Libur

0
THR-nya Bingung Buat Apa, Bayar PBB Depok Saja Saat Libur
Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah II BKD Kota Depok, Muhammad Reza

RADARDEPOK.COM – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok tidak tinggal diam saat libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Jadi, wajib pajak (WP) yang bingung mau diapakan uang Tunjangan Hari Raya (THR)-nya bisa membayar kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Selama libur, BKD menyediakan layanan pembayaran secara online.

Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah II BKD Kota Depok, Muhammad Reza menjelaskan, kendati layanan PBB dan BPHTB tidak membuka secara tatap muka sedari 12 hingga 16 Mei 2021. Pihaknya sudah menyiapkan layanan via online. Caranya bisa membayar langsung ke Indomart, Alfamart, Gopay, Link Aja, Tokopedia, Bukalapak, ATM/BJB DIGI.

“Hampir selama lima hari layanan tatap muka ditutup. Baru buka kembali 17 Mei 2021 mendatang,” ucap Reza kepada Harian Radar Depok, Selasa (11/5).

Jadi menurutnya, jika WP bingung THR-nya mau buat apa bisa membayar PBB atau BPHTB saat liburan ini. Apalagi, adanya larangan mudik, memudahkan WP dalam bertransaksi via online. Bisa dari rumah. “Kami sangat memudahkan WP dalam bertransaski. Jika, ada aduan atau permasalahan bisa dating saat sudah aktif kembali 17 Mei 2021,” jelasnya.

Perlu diketahui, di 2020 target PBB Rp264.482.868.290 dari 626.320 Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Selama setahun ternyata pihaknya berhasil merealisasikan Rp272.057.042.356 dari SPPT tertagih 404.135. Sementara target BPHTB di 2020 sebesar Rp328 miliar, yang berhasil direalisasikan Rp369.369.373.660. Di 2020 baik PBB maupun BPHTB, BKD berhasil melampaui target lebih dari 100 persen.

“Tahun ini kami ditarget PBB Rp356 miliar dari 643.267 SPPT. Kendati berat tapi kami bersama tim tetap optimis bisa mengejar target tersebut. Contohnya sampai Januari akhir 2021, PPB yang sudah tertagih sebesar Rp5.297.869.774 dari 14.073 SPPT. Sementara BPHTB sudah Rp17.315.715.998,” tandasnya.(rd)

Editor : Fahmi Akbar