Aksi Ari Prasetyo PMI
INSPIRATIF: Relawan PMI Depok, Ari Prasetyo (kanan) saat mengikuti apel kesiapsiagaan bencana yang dipimpin langsung Walikota Depok, di lingkungan Balaikota Depok, beberapa waktu lalu. FOTO: ARNET KELMANUTU/RADAR DEPOK

Mengenal Ari Prasetyo, Relawan Kemanusiaan PMI Depok (3-Habis)

RADARDEPOK.COM, Sebagai anak pria satu-satunya dalam sebuah keluarga menjadi semangat bagi Ari Prasetyo untuk menjadi teladan bagi adik dan kakaknya, yang merupakan perempuan. Ari adalah tulang punggung keluarga untuk mengarungi hidup tanpa sosok ayah sejak usia 10 tahun.

Laporan : Arnet Kelmanutu

Sejak usia 10 tahun sudah ditinggal sang Ayah yang menjadi teladan hidupnya. Pernah mengalami kegalauan akibat sosok pelindung telah pergi untuk selamanya. Namun, hal itu tidak berlangsung lama. Sosok Ibu mampu membangkitkan suasana duka.

“Ibu berperan sebagai keduanya. Jadi ayah dan ibu. Ia yang membuat saya bangkit, saya seorang pria harus bisa jadi contoh orang di rumah,” kata Ari di Posko PMI Depok.

Tahun demi tahun berjalan, Ari bangkit dan mengasuh seluruh saudara kandungnya. Menjadi imam saat salat, mencari nafkah untuk memberikan pendidikan sang adik dilakukannya dengan tekun.

“Saya aktif membantu masyarakat, karena paham betul kondisi masyarakat yang sedang mengalami kesusahan. Saya mantapkan untuk menjadi relawan, biar bisa membantu,” ungkapnya.

Keputusannya untuk menjadi relawan bukan semata karena kemauannya, tapi ada hal yang lebih penting. Dimana Ari mampu menjadi teladan kepada adik dan kakaknya. Dengan tindakan yang nyata agar dapat dicontoh.

“Saya jadi relawan biar keluarga saya tahu, kalau menolong sesama sangat penting, dan bahkan menjadi ibadah,” terang Ari.

Kini, Ari hanya tiga bersaudara, setelah kakak perempuan yang nomor dua meninggal dunia akibat sakit. Di kediamannya hanya berempat, termasuk sang ibu yang menjadi cambuk semangat mereka. (*)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR