umkm ratujaya ciliwung
WISATA : Anggota UMKM Ratujaya ngarung Kali Ciliwung, Kamis (20/05). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, RATUJAYA – UMKM Ratujaya bersama 40 orang anggotanya mengarungi Kali Ciliwung bersama Yayasan Sahabat Ciliwung. Hal ini bertujuan agar para pengusaha lebih dekat dengan alam, serta mengetahui kemana mengalirnya limbah dari usaha.

Ketua UMKM Ratujaya, Rodiah menuturkan, kegiatan arung Ciliwung ini merupakan pengenalan, juga edukasi kali ciliwung kepada anggota dari UMKM tersebut.

“Kita perlu tahu juga, sudah tinggal begitu lama di Ratujaya ternyata ada objek wisata yang indah dan perlu dilestarikan, yakni Kali Ciliwung,” ujarnya kepada Radar Depok, Kamis (20/05).

Adapun, menurutnya, pengusaha khususnya di bidang kuliner menjadi penyumbang terbesar berbagai limbah, baik plastik, organik, minyak jelantah, pewarna makanan, dan lainnya.

“Biasanya kan limbah itu dibuang ke wastafel, nah ngalirnya pasti ke sungai. Kita perlu tahu bagaimana penanganan limbah. Mudah-mudahan kedepanmya dengan adanya objek wisata ini, bisa meningkatkan taraf ekonomi bagi pelaku usaha,” bebernyam

Disamping itu, arung Ciliwung juga menjadi alternatif refreshing dan wisata yang dipilih UMKM Ratujaya, lantaran larangan mudik dari pemerintah pada momen lebaran.

“Kan lagi Covid-19 jadi gak bisa mudik nih. Akhirnya kita mudik asik ke Ciliwung saja,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sahabat Ciliwung, Hidayat Al Ramdani mengatakan, pihaknya berencana melakukan kerjasama dengan UMKM Ratujaya untuk memperkenalkan objek wisata Ciliwung.

“Saat ini, program kami itu Ngarung Sampai Basah, Bayar Seikhlasnya. Nah kedepan bagaimana caranya meningkatkan UMKM yakni membuka wisata arum jeram, kami sebagai penyelenggaranya,” tutupnya. (rd/daf)

 

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Pebri Mulya