Volume Sampah TPA Cipayung
MENINGKAT: Suasana Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Senin (17/5). FOTO: PUTRI DISA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Larangan mudik yang diinstruksikan Pemkot Depok membuat masyarakat harus tetap stay atau tinggal di Kota Depok. Hal tersebut membuat volume sampah di Kota Depok juga mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Ety Suryahati mengatakan, volume sampah di Kota Depok meningkat sekitar 100 sampai 200 ton per harinya selama libur Hari Raya Idul Fitri.

“Memang sedikit meningkat, namun tidak signifikan. Di hari biasa volume sampah per hari mencapai 900 sampai 1.000 ton. Saat libur Lebaran, meningkat jadi 1.200 ton per harinya,” tutur Ety kepada Radar Depok, Senin (17/5).

Ety menjelaskan, jenis sampah yang lebih banyak saat libur Hari Raya Idul Fitri adalah sampah rumah tangga. Hal tersebut dikarenakan banyak warga Depok yang tidak mudik. “Karena banyak yang tidak mudik, makanya volume sampah ikut meningkat,” ujarnya.

Saat pengangkutan sampah, Ety mengungkapkan sempat terjadi kendala di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Cipayung. Namun, sudah kembali teratasi. “Karena TPA sudah kepenuhan, jadi perlu ditata dulu baru bisa masuk sampah yang baru,” sambungnya.

Terpisah, Kepala UPT TPA Cipayung, Ardan Kurniawan mengatakan hal serupa, memang benar ada kenaikan volume sampah saat lebaran. Kenaikan volume sampahnya bisa mencapai 100 sampai 200 ton perhari. “Ada kenaikan, namun tidak signifikan,” tuturnya kepada Radar Depok, Senin (17/5).

Dia menjelaskan, para petugas pengangkut sampah juga tetap bertugas selama libur Lebaran, hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi tumpukan sampah. (rd/dis)

 

Jurnalis: Putri Disa

Editor: M. Agung HR