pasanggiri kota depok
LOMBA : Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin sedang memberikan sambutan dalam pembukaan Pasanggiri tingkat Kota Depok di SMPN 1 Depok, Rabu (16/06). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Sunda SMP/MTs Kota Depok mengadakan lomba Pasanggiri. Dimana, dalam lomba tahunan tersebut, diikuti 213 siswa baik sekolah negeri ataupun swasta.

Tema yang diusung dalam kegiatan ini, yakni ‘Pasanggiri basa jeung sastra sunda ngamumule sarta ngawanohkeun budaya Sunda ka tuturus bangsa’ yang artinya Pasanggiri bahasa dan sastra sunda melestarikan dan mengenalkan budaya sunda kepada penerus bangsa.

Ketua Lomba Pasanggiri SMP/MTs Kota Depok, Zainuddin mengatakan, ada lima mata lomba yang digelar yakni, kawih sunda, maca sajak, ngadongeng, pupuh sunda dan maca biantara. Semuanya dibagi dua kategori putra putri.

“Sama seperti tahun sebelumnya, Pasanggiri diadakan secara virtual. Karena, masih dimasa pandemi,” ucapnya kepada Radar Depok, Rabu (16/06).

Zainuddin menuturkan, tahun ini menjadi sebuah tantangan untuk pembina pasanggiri di sekolah. Karena, harus mencari bibit siswa berbakat dimasa pembelajaran jarak jauh (PJJ). 

“Tidak hanya berlatarbelakang orang sunda, tetapi ada juga beberapa peserta dari daerah lain di Indonesia, tetapi memiliki kemampuan bahasa Sunda,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin menuturkan, di dunia pendidikan boleh mengadakan kegiatan apapun, tetapi tentunya harus sejalan dengan protokol kesehatan (prokes). Jika tidak memungkinkan untuk digelar secara tatap muka, maka dilakukan secara daring atau virtual.

“Sejatinya, meski dimasa pandemi, tentu prestasi harus tetap ada. Karena, potensi dan bakat siswa harus terwadahi dan dibina,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya