leuwinanggung belajar bibit
PRAKTIK : 45 warga Leuwinanggung, diajarkan cara membuat pupuk organik, serta pembibitan, di Kantor Kelurahan Leuwinanggung, Rabu (16/06). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, LEUWINANGGUNG – Warga Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos mengikuti Pelatihan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) selama tiga hari. Terhitung dari Senin (14/06) hingga Rabu (16/6), di aula Kantor Kelurahan setempat.

Kasi Ekbang Leuwinanggung, Mujahidin menerangkan, selama tiga hari 45 peserta dibekali ilmu dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok.

“Para peserta diajarkan cara pembibitan tanaman seperti cabai, tomat, sayur-mayur serta Tanaman Obat Keluarga (Toga). KRPL ini difokuskan dilakukan halaman rumah, karena memang sebagian masyarakat di Leuwinanggung berprofesi sebagai petani,” ucapnya kepada Radar Depok, Rabu (16/06).

Lanjut Mujahidin, minimal nantinya para peserta diberikan bibit cabai atau sayuran yang bisa menambah penghasilan dan meningkatkan ekonomi.

“Untuk di hari terakhir ini, para peserta diwajibkan membawa nasi bekas atau sayur-mayur sisa masak, untuk selanjutnya akan diajarkan membuat pupuk organik,” jelasnya.

Selanjutnya, rak-rak yang sudah disediakan beserta pupuk dan bibit akan diberikan untuk 14 RW yang ada di wilayahnya. Dan akan dibentuk Kelompok Tani (Poktan).

“Sudah direkomendasikan oleh DKP3, kita akan bentuk Poktan di seluruh RW, dan nanti akan diberikan Surat Keputusan (SK) Lurah,” ungkapnya.

Saat ini, Leuwinanggung juga sudah memiliki Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di tiga RW, yakni rw 8, 10 dan 11. Bahkan, sudah ada yang diperjual belikan dari hasil panennya.

“Masyarakat akan kami berdayakan, sehingga tidak hanya memiliki KWT, tetapi Leuwinanggung akan segara meiliki Poktan di 14 RW. Tentu ini bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, serta meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar,” tandasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya