ODHA di pancoranmas
PELEPASAN : WPA Kecamatan Pancoranmas sebelum berangkat mengikuti pelatihan dari Kemensos ke Sukabumi. IST

RADARDEPOK.COM, PANCORANMAS – Warga Peduli Aids (WPA) Kecamatan Pancoranmas terus berupaya melakukan sosialisasi, pendampingan serta penguatan kepada ratusan Orang Dalam HIV dan Aids (ODHA).

Ketua WPA Kecamatan Pancoranmas, Rosanah Ipeng mengharapkan adanya rumah singgah untuk ODHA. “Kami (WPA) hadir untuk membantu dan mendampingi temen-temen ODHA agar bisa mandiri. Jadi jangan di anggap sebelah mata, muncul stigma miring apalagi diskriminasi,” ujarnya kepada Radar Depok, Kamis (3/6).

Mak Rosanah, sapaannya, menuturkan pihaknya berkerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, dan puskesmas menggelar Pemeriksaan hiv atau Voluntary counseling and testing (VCR) mobile pada 2016-2021 kepada 2.000 penduduk Kecamatan Pancoranmas. Hasilnya, 182 orang ditemukan masuk dalam kategori ODHA.

“Usianya dari 15-60 tahun. Dari 182 orang yang ada, hanya 150 orang kami dampingi. Sisanya tidak didampingi karena sudah bisa mandiri,” bebernya.

Selain pendampingan, WPA Kecamatan Pancoranmas turut memberikan penguatan untuk mencari dan memfasilitasi ODHA yang butuh keterampilan untuk mencari dana. Seperti pelatihan make up, dan lainnya.

“Sosialisasi kepada komunitas, sekolah, pengajian, dan karang taruna Kita mengisi soaialisaso kepada komunitas ke sekolah2 ibu2 pengajian karang taruna akan bahaya penularan virus HIV/AIDS,” terangnya.

Dirinya berharap, kedepannya akan ada pihak yang membantu dalam pembuatan rumah singgah untuk ODHA sebagai penunjang diadakannya beragam kegiatan positif. “Sudah bikin proposal kemana aja belum ada yang tembus,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro