alfamart
ILUSTRASI: Salah satu gerai Alfamart dan Indomaret yang berada di Jalan Boulevard GDC Kota Depok. FOTO : PUTRI/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Ada aturan baru dari toko moderen Alfamart dan Indomaret di Kota Depok. Lahan parkir yang biasa disediakan depan kedua toko ini buat parkir kendaraan, ternyata tidak dipungut biaya bagi konsumen.

Coorporate Communication Branch Alfamart, Rere, mengatakan, pada dasarnya tidak memungut biaya parkir kendaraan kepada setiap konsumen yang berbelanja. “Kami berusaha agar semua toko bisa bebas parkir,” tuturnya kepada Radar Depok, Rabu (9/6).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, telah berusaha menempelkan stiker dengan keterangan bebas parkir, dengan berkoordinasi kepada pihak kepolisian, dinas terkait, serta organisasi atau tokoh masyarakat setempat.

“Namun, saat ini kami masih menemui kendala di beberapa tempat. Salah satunya adalah dengan terus menawarkan solusi terbaik, agar semua toko bisa berlakukan bebas parkir yang tujuannya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi konsumen,” bebernya.

Sementara, pihak Indomaret, Supri sudah dihubungi Radar Depok, namun tidak bisa menjawab karena merasa bukan kewenangannya. Dan saat dimintai keterangan lebih lanjut, dia enggan berkomentar.

Terpisah, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana mengatakan,  selama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah menerapkan kepada Alfamart ataupun Indomaret sebagai Wajib Pajak (WP). “Terkait biaya parkir mereka seperti apa, kami tetap menerima pajak darinya yang dihitung dalam satu hari berapa banyak kendaraan,” tutur Nina.

Nina mencontohkan, jika dalam satu hari terdapat 50 kendaraan yang parkir, maka akan dihitung perjamnya, kemudian dikalikan 20 persen (dari omzet yang ada). “Semua sudah ada hitungannya berdasarkan peraturan yang ada,” bebernya.

Sementara, terkait penertiban parkir ilegal, Nina menjelaskan bukan wewenangnya, namun di penertiban Satpol PP. “Sementara kami memang sudah menjadikan mereka WP,” tambahnya.

Nina juga menambahkan, di dalam Alfamart ataupun Indomaret banyak pajak lainnya yang bisa dipungut. Antara lain, iklan produk yang berada di neon box, dan lainnya.(dis/rd)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar