rebusan mi instan
Air rebusan mi instan.

RADARDEPOK.COM – Saat membuat mi instan, beberapa orang kerap mengganti air rebusan pertamanya. Setelah itu, orang tersebut akan merebus kembali air kedua yang digunakan untuk mi yang akan dihidangkan.

Hal tersebut dilakukan kerena beberapa orang menganggap air rebusan mi instan berbahaya dan perlu diganti sebelum dihidangkan.

Pasalnya, air rebusan mi instan yang berwarna kuning tersebut, menghasilkan warna keruh pada kuah.

Dokter dan Ahli Gizi Masyarakat, DR.dr. Tan Shot Yen, M. Hum menjelaskan, air rebusan pertama pada mi instan yang berwarna keruh tidak membahayakan. Lebih lanjut, air tersebut bisa langsung dikonsumsi bersama mi instan.

“Semua isi yang sudah masuk kemasan makanan dan teregister BPOM itu artinya sudah aman dan higienis menurut standar,” ujarnyaSabtu (19/06).

Tan menjelaskan terkait perlu mengganti air rebusan mi instan atau tidak, konsumen cukup mengikuti petunjuk masak mi yang tertera dalam kemasan. Pasalnya tak ada aturan khusus untuk mengganti air rebusan mi instan.

“Jika air rebusannya bahaya, maka mi lebih bahaya lagi dong? Wah, itu menyesatkan,” jelasnya.

FG Winarno dalam “Mi Instan Mitos, Fakta, dan Potensi” menjelaskan, nutrisi justru terkandung dalam air rebusan mi instan.

Selain itu terdapat pula garam (mineral) dan vitamin dalam air rebusan tersebut akibat larut ketika mi instan tengah direbus.

Membuang air rebusan lanjut FG Winarno malah menurunkan cita rasa mi instan yang akan dikonsumsi. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya