mui depok
Ketua Umum MUI Kota Depok, KH Ahmad Dimyati Badruzzaman

RADARDEPOK.COM – Pemerintah telah memutuskan ibadah haji 1442 Hijriah atau 2021 Masehi ditiadakan. Hal tersebut dikarenakan pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, KH Ahmad Dimyati Badruzzaman mengaku, prihatin dengan ditiadakannya ibadah haji tahun ini. “Tentunya semua sebagai umat Islam merasa prihatin, dimana sudah menunggu-nunggu ingin supaya melaksanakan ibadah haji ke tanah suci pada tahun ini,” tuturnya, Senin (7/6).

Namun, dia memaklumi dengan keputusan pemerintah pusat yang memang meniadakan keberangkatan jamaah haji Indonesia pada tahun ini. Karena, menurutnya, jika keberangkatan pada tahun ini dipaksakan, maka akan berdampak pada tidak maksimalnya pelaksanaan pelayanan ibadah haji.

“Kami juga memaklumi. Jika nantinya dipaksakan, sementara persiapan pergi ke tanah suci terlalu mepet, jadi tidak maksimal dalam pelayanan ataupun ibadah,” bebernya.

Maka dari itu, dia mengingatkan kepada masyarakat Indonesia khususnya calon jamaah haji Kota Depok untuk terus berdoa, supaya pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. Dan pada tahun depan (2022), pelaksanaan haji bisa terlaksana kembali seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kepada calon jamaah haji Kota Depok, bersabar. Insha Allah dengan terus berdoa kepada Allah, Covid-19 ini segera sirna, sehingga tahun depan, pada 2022 nanti bisa diberangkatkan,” jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah memutuskan untuk membatalkan keberangkatan calon jemaah haji pada tahun 2021. Adapun para calon jemaah haji pada tahun ini yang seharusnya dijadwalkan untuk berangkat sebanyak 15.000 orang berdasarkan data biaya penyelenggara ibadah haji (BPIH).(dis/rd)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar