imigrasi data
DATA WNA : Petugas Imigrasi saat melakukan pengecakan data kepada salah satu Warga Negara Asing (WNA) di beberapa perusahaan yang tersebar di Kota Depok. FOTO :  ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Imigrasi kelas II Non TPI bersama Tim Bidang Inteldakkim Divkim Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, melakukan operasi Warga Negara Asing (WNA) di lingkungan Kota Depok, Jumat (11/6). Operasi rutin ini, menyasar empat perusahaan yang dilakukan pemeriksaan.

Kabag Informasi Imigrasi Depok, Yuris Setiawan menerangkan, operasi dilakukan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) bersama tim dari Jawa Barat. Sudah menyambangi sekitar lima perusahaan. Dua berlokasi di Sawangan dan tiga lagi di Jalan Raya Bogor.

“Yang di Jalan Raya Bogor, kita datangi PT San Miguel Foods Indonesia, PT Xacti Indonesia, dan Panasonic. Kalau yang di Sawangan PT. Indo Mano Plus dan PT Shell Works,” terangnya kepada Harian Radar Depok, Jumat (11/6).

Dia menjelaskan, operasi dilakukan untuk melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap WNA di Depok. Dalam rangka pengembangan penegakan hukum Keimigrasian di lingkungan Kota Depok.

Yuris menyampaikan, sesampainya tim di PT San Miguel, yang bergerak di bidang Industri Pengolahan dan Pengawetan Daging. Perusahaan tersebut mempekerjakan Tenaga Kerja Asing sebanyak tiga orang berkebangsaan Filipina.

Selanjutnnya, tim melanjutkan kegiatan di PT Xacti Indonesia yang bergerak di bidang Produksi Industri Komponen Elektronika. Pada perusahaan tersebut mempekerjakan lima orang asing berkebangsaan Jepang.

“Kalau di Panasonic yang bergerak di bidang Industri Komponen Elekronika. Disana ada 16 orang pekerja asing dari negara Jepang. Terbagi dua, tapi yang paling banyak di Depok ada 11 orang asing yang bekerja,” bebernya.

Yuris melanjutkan, operasi perusahaan di Sawangan menuju lokasi pertama yaitu PT Indo Mano Plus dan PT. Inplan Indo Mano yang keduanya beralamat di Jalan Cinangka Raya No. 20, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan.

“PT. Indo Mano Plus bergerak di bidang penyewaan Villa yang menjamin dua investor dari Korea Selatan,” tegasnya.

Terakhir, Tim melanjutkan kegiatan ke PT. Shell Works yang beralamat di Gang Jambu No. 25 RT3/4, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan. Perusahaan tersebut bergerak di bidang pembuatan aksesoris dari kerang laut.

“Perusahaan ini mempekerjakan orang asing berkebangsaan Korea Selatan yang menjabat sebagai Direktur Utama,” beber Yuris.

Kegiatan diawali dengan rapat internal antara Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Divisi Keimigrasian Kanwil Kumham Jawa Barat, dengan Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kanim Kelas II Non TPI Depok terkait mekanisme pelaksanaan kegiatan penyelidikan intelijen keimigrasian, pengawasan dan pendataan Orang Asing di wilayah Kota Depok. (arn/rd)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Fahmi Akbar