satu jalur di rangkapanjaya baru
BERJAGA : Kondisi Jalan Manggis, RT1/13 Kelurahan Rangkapan jaya Baru, Kecamatan Pancoranmas tengah dijaga petugas dari warga setempat lantaran pemberlakuan satu arah, Selasa (8/6). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

Ada yang berbeda dari Jalan Manggis RT1/13 Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas. Biasanya, Jalan ini dipadati lalu lalang pengendara, baik roda dua, maupun roda empat. Sehingga, menimbulkan kemacetan dan gesekan akibat sempitnya jalur itu. Untuk itu, diterapkanlah satu arah bagi roda empat.

Laporan : Daffa Andarifka Syaifullah

RADARDEPOK.COM, Dua orang petugas berdiri di depan portal Jalan Manggis dengan semangat. Yang satu meniupkan peluit, satu lagi mengkoordinir kendaraan masuk.

Di depan portal, terpampang banner berukuran kecil dengan latar belakang biru bertuliskan ‘Stop, Jalan Satu Arah’ lengkap dengan lambang dilarang melintas atau forboden.

Mereka memilah, kendaraan roda empat yang diperkenankan masuk adalah mobil dengan stiker gambar manggis. Jika tidak, maka diimbau untuk memutar balik. Jika ditelisik, Jalan Manggis ini bisa menuju Jalan Swadaya wilayah RW6 Kelurahan Sawangan.

Tak jauh dari portal, Ketua RT1/13 Rangkapanjaya Baru, Sukron Marjono sedang duduk di teras rumah sembari mengobrol. Dijelaskanlah mengapa Jalan Manggis, kini menjadi satu arah untuk kendaraan roda empat. Termasuk membuat stiker bagi warga yang memiliki mobil, sejak 18 Mei lalu.

Awal mulanya itu karena kemacetan dan keributan yang sering terjadi. Jalanan sempit hanya muat satu mobil, ditambah motor. “Akhirnya, kami bersama RW6 Kelurahan Sawangan dan jajaran RT-nya mengadakan musyawarah dan menghasilkan mufakat setuju dengan satu arah,” terangnya.

Nah dari satu arah itu, warga dari Jalan Manggis sampai ujung Jalan Swadaya didata dan dibuatkan stiker. Fungsinya untuk akses masuk.

Dan dua orang di depan portal juga hasil kesepakatan untuk memilah mobil yang masuk,” ujarnya.

Secara Terpisah, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Rangkapan Jaya Baru menanggapi kesepakatan warga untuk membuat satu arah Jalan Manggis itu. Tak menjadi soal kebijakan tersebut jika memang demi kenyamanan dan keamanan warga setempat.

Memang sebetulnya belum bersurat, tetapi saya sudah konfirmasi ke RT setempat ada kebijakan tersebut. Warga yang diberikan stiker diminta dana seikhlasnya untuk ucapan terima kasih bagi penjaga portalnya. Kalau dari saya yang penting kenyamanan dan keamanan warga setempat, itu saja,” tukasnya. (*)

Editor : Junior Williandro