obat terapi korona
DIDISTRIBUSIKAN :  UPTD Farmasi Kota Depok mendapat 38.000 tablet obat terapi Covid-19 dari Pemprov Jawa Barat, Kamis (24/6). ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM – Pasien Covid-19 yang isolasi mandiri (Isoman) di rumah akhirnya bisa mendapatkan obat terapi Virus Korona. Kamis (24/6), obat sebanyak 38.000 sudah didistribusikan dari Provinsi Jawa Barat (Jabar). Puluhan ribu obat tersebut nantinya akan diberikan ke 38 puskesmas se-Kota Depok.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita mengungkapkan, saat ini Kota Depok kehabisan stok obat merek Oseltamivir untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi. Ketersediaan ini habis sejak sepekan lalu. Kendati demikian, per hari ini (Kemarin) UPTD Farmasi Kota Depok mendapat 38.000 tablet obat terapi Covid-19. Obat tersebut bantuan dari Provinsi Jawa Barat. Dan langsung di disribuksikan ke 38 Puskesmas Kota Depok.

“Memang tidak ada merek oseltamivir selama sepekan ini, tetapi merek yang baru diberikan Pemprov Jabar fungsi dan manfaatnya juga sama,” terangnya kepada Harian Radar Depok, Kamis (24/6).

Sebenarnya, masyarakat yang menjalani isolasi secara mandiri dengan kondisi ringan tidak perlu mengkonsumsi obat Oseltamivir. Untuk meningkatkan imun tubuh dalam kondisi ringan tidak harus dengan mengkonsumsi obat-obatan. “Cukup dengan vitamin, dan aktivitas-aktivitas ringan yang bisa meningkatkan imun tumbuh penderita Covid-19,” jelasnya.

Hingga kini, pihaknya belum mengetahui kapan obat oseltamivir tersebut akan kembali tersedia untuk pasien di Kota Depok yang setiap harinya semakin meningkat ini. “Hingga kini belum ada informasi dari provinsi, sehingga kami belum dapat memastikan kapan ketersediaannya ada lagi di Kota Depok,” terangnya.

Sementara, saat Harian Radar Depok ke Apotek Nun yang berlokasi di Jalan Raya Citayam menyebutkan merek Oseltamivir, di tempatnya tidak menjual obat dengan merek tersebut.

“Disini memang tidak masuk, karena kita apotek kecil dan biasanya hanya ada di apotek-apotek besar saja,” ucap salah satu pegawainya.

Berbeda, di Apotek Mutiara 1 Jalan Raya Sawangan menyediakan obat oseltamivir dengan harga Rp180-an, dan memang seminggu terakhir banyak dicari masyarakat.

“Disini ada, satu strip isi 10 tablet harganya Rp180 ribuan. Banyak diserbu untuk para penderita Covid-19,” ucapnya pegawai Apotek Mutiara 1, MN.

Lebih lanjut, dia mengatakan, untuk membeli obat merek tersebut pun tidak bisa sembarangan, harus melampirkan resep dokter dan bukti hasil pemeriksaan swab dengan hasil positif.

“Kalau mamang tidak bisa membawa resep dan hasilnya secara fisik, bisa melalui foto untuk selanjutnya ditunjukan kepada kami,” tandasnya. (tul/rd)

Jurnalis : Lutviatul Fauziah 

Editor : Fahmi Akbar