sosialisasi pelaksanaan PTM
ILMU BARU : Acara sosialisasi pelaksanaan Posbindu PTM di aula Kelurahan Meruyung dibuka Sekcam Limo, Ahmad Ubaidillah dan dihadiri Kepala Puskesmas Limo, Winarni Naweng Triwulandari dan Lurah Meruyung Lukman Zaelani. FOTO : PUTRI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, MERUYUNG – Sebanyak 36 Kader Posbindu Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo mengikuti kegiatan sosialisasi pelaksanaan posbindu PTM, yang diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Limo, Senin (14/6).

Kegiatan sosialisasi pelaksanaan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) di aula Kelurahan Meruyung dibuka Sekcam Limo, Ahmad Ubaidillah dan dihadiri Kepala Puskesmas Limo, Winarni Naweng Triwulandari dan Lurah Meruyung Lukman Zaelani.

Sekcam Limo, Ahmad Ubaidillah mengatakan, kepada kader peserta sosialisasi agar dapat mengimplementasikan pengetahuan soal seluk beluk, dan cara penanggulangan PTM. Ini nantinya dapat membantu warga yang sedang terkena penyakit tersebut.

“Pastinya banyak ilmu yang dapat diserap dari penyelenggaraan sosialisasi pelaksanaan posbindu TPM dan itu dapat disosialisasikan kemasyarakat oleh para kader peserta sosialisasi Posbindu TPM,” kata Ubai –sapaanya- kepada Harian Radar Depok, Senin (14/6).

Sementara, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kelurahan Meruyung, Dede Sumanti menyebut, banyak warga yang belum mengetahui cara mengantisipasi dan penanggulangan penyakit tidak menular. Seperti, hypertensi, diabetes, gangguan kejiwaan dan sejumlah PTM lainnya. Jadi, peran para kader sangat diperlukan dalam upaya mengedukasi masyarakat terkait upaya antisipasi dan penanggulangan PTM.

“Setelah mengikuti sosialisasi pelaksanaan posbindu PTM, saya berharap akan menambah bekal pengetahuan para kader dalam menanggulangi penyakit tidak menular ditataran masyarakat,” ujar Dede Sumanti.

Masih dilokasi yang sama, Lurah Meruyung, Lukman Zaelani mengungkapkan, sejauh ini peran para kader dalam membantu warga yang sedang sakit begitu besar. Oleh sebab itu para kader harus memiliki bekal pengetahuan mumpuni dalam melaksanakan tugas membantu warga yang sedang mengalami sakit.

“Para kader harus sering sering mengikutis sosialisasi dan pelatihan agar tahu seluk beluk dan cara menangani penyakit yang diderita oleh warga tak terkecuali jenis penyakit tidak menular,” pungkas Deden –sapaan- akrabnya. (rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Junior Williandro