puskesmas mampang sosialisasi
PAPARKAN : Penyuluhan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di RT2/2 Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas. FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, MAMPANG – Peningkatan kesehatan masyarakat Kelurahan Mampang, terus didorong dari Dinas Kesehatan Kota Depok, melalui Puskesmas Mampang, memberikan penyuluhan tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di RT2/2.

Kepala Puskesmas Mampang, Iva Nur Farida menjelaskan, sosialisasi STBM ini merupakan upaya pendekatan kepada masyarakat untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi dengan metode pemicuan.

“Sesuai lima pilar STBM, yaitu Stop buang air besar sembarangan, mencuci tangan dengan sabun, Pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (PAM-RT), Pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga,” ujarnya kepada Radar Depok, Kamis (17/6).

Dia menambahkan, di tahun ini masih ada 39 unit dari lima Rukun Warga (RW) yang masih melakukan BAB secara sembarangan lantaran belum memiliki septictank. Antara lain, RW1 tiga unit, RW2 24 unit, RW3 lima unit, RW4 tiga unit, dan RW6 empat unit.

“Maksudnya BAB sembarangan disini adalah gak punya septictank. Alhamdulillah RW2 ini mendapatkan bantuan pembuatan septictank dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok,” tuturnya.

Untuk diketahui, ODF atau stop BAB, merupakan kondisi setiap individu yang tidak BAB sembarangan, yang mengakibatkan pencemaran lingkungan. Iva berharal, wilayah Kelurahan Mampang di tahun ini dapat menuju ODF. “Tahun ini, Mampang menuju zero ODF,” tukasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro