bouksd
PEDULI BUDAYA : Abdul Rohim saat berlaga bak jawara betawi di salah satu pernikahan salah satu kerabatnya di Kota Depok. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Memiliki jiwa yang peduli akan budaya dan kemasyarakatan. Membuat Abdul Rohim masuk dalam jajaran Satpol PP Kota Depok. Hal itu dipilih karena adanya kesempatan untuk mengabdikan diri pada masyarakat maupun negara lalui jalur pemerintahan.

Laporan : Arnet Kelmanutu

Kesempatan emas tidak di sia-siakan Rohim untuk masuk menjadi skuat Satpol PP Kota Depok. Di tahun 2018 dia resmi terdfatar sebagai tenaga honorer Satpol PP. Kelihaiannya bermain pantun menjadi salah satu yang membuat dia masuk. “Siapa yang tidak mau masuk jajaran dinas, jadi ada kesempatan tidak mungkin saya sia-siakan,” kata Cang Rohim –sapaanya-.

Rohim memang menyampaikan, kedua orang tuanya sangat menjaga warisan cinta budaya dan masyarakat, sehingga hal tersebut terus mengakar hingga berbuah di diri Rohim.

Memainkan lantunan pantun menjadi suasana yang sangat dinantikan setiap petugas Satpol PP Depok. Sebab dapat mencairkan suasana dan kelelahan setelah bekerja memberi pelayanan pada masyarakat. “Karena sering hibur teman-teman, jadi ada petugas yang sudah mulai bisa pantun sedikit sedikit,” ungkapnya.

Dia mempercayai, merawat kebudayaan serta melayani masyarakat akan mendapat keberkahan pada saatnya, sebab yang di rawat adalah jiwa positif dan kebaikan. “Kalau kita lakuin hal hal baik dan positif, Insha Allah keberkahan akan menyertai kita,” tutup Rohim. (arn/rd)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Fahmi Akbar