juru bicara
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana

RADARDEPOK.COM – Akibat abai akan protokol kesehatan (Prokes) hingga tinggnya angka penyebaran Covid-19 di Kota Depok. Pemerintah Kota Depok resmi memutuskan meniadakan ibadah keagamaan dan membatasi sejumlah kegiatan masyarakat. Terlebih Selasa (29/6), kasus Covid-19  belum juga reda. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, kasus positif ada 685 jiwa. Meninggal juga bertambah 9 jiwa.

“Setelah 22 minggu Kota Depok berada di zona risiko sedang (oranye), dalam minggu ini Kota Depok bersama 9 kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat kembali masuk ke dalam kategori daerah dengan zona risiko tinggi atau zona merah,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana kepada Harian Radar Depok, Selasa (29/6).

Atas kondisi zona merah, Dadang memastikan PPKM mikro di Depok selanjutnya akan diperkuat. Kemudian, dia meminta RT-RT yang berada di zona merah melakukan langkah microlockdown.

Tak hanya itu, suarat yang dikeluarkan Walikota Depok Mohamma Idris menagaskan, berdasarkan keputusan MUI, salat Jumat di Depok untuk sementara ditiadakan saat beradadi zona merah. Dia memastikan ibadah agama lainnya juga tidak diperkenankan.

“Sesuai arahan Majelis Ulama Indonesia (MUI), bagi umat Islam yang berada di zona merah COVID-19 dapat mengganti salat Jumat dengan salat Zuhur di rumah. Kami mengimbau kepada umat Islam untuk mengikuti arahan atau fatwa MUI ini. Demikian pula untuk umat agama yang lainnya, diimbau menghindari pelaksanaan ibadah yang dilakukan secara bersama,” ujarnya.

Kemudian, berdasarkan Keputusan Walikota Depok Nomor 443/263/Kpts/Dinkes/Huk/2021, beberapa kegiatan dan aktivitas masyarakat juga dibatasi. Keputusan ini berlaku hingga 5 Juli 2021.

Perlu diketahui, update Covid-19 di Kota Depok Selasa (29/6)  terdapat ada 685 positif baru sehingga totalnya menjadi 60.459 jiwa. Pasien belum sembuh bertambah 493 jiwa, jadi totalnya 8.426 jiwa. Selanjutnya, pasien sembuh juga bertambah 183 jiwa, totalnya menjadi 50.963 jiwa. Kota Depok kembali berduka, ada 9 jiwa yang meninggal akibat Covid-19, sehingga totalnya menjadi 1.070 jiwa.(rd)

Jurnalis/Editor : Fahmi Akbar