Oleh: Mochamad Robi Hidayat

 

MENJAGA kesehatan di masa pandemi Covid-19 sangatlah penting. Begitu juga dengan menjaga kesehatan mental. Kesehatan jiwa tidak terbatas pada kasus-kasus gangguan jiwa yang berat, harus dijelaskan lebih luas. Dalam perspektif Undang-Undang Nomor 18 tentang Kesehatan Jiwa Tahun 2014, kesehatan jiwa/jiwa mengacu pada kemampuan individu untuk berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga mereka dapat menyadari bahwa mereka mampu mengatasi stres, mampu untuk bekerja secara efisien dan dapat melakukannya dengan baik, komunitasnya berkontribusi. Dengan kata lain, kesehatan mental dapat dikatakan menentukan produktivitas suatu negara.(Wijaya, 2019)

Kesehatan jiwa dapat dijadikan sebagai salah satu standar kesejahteraan masyarakat, yang tentunya melengkapi kesehatan fisik. Namun, literasi kesehatan mental petugas kesehatan masih rendah. Kondisi tersebut akan mempengaruhi diagnosis pasien, pelayanan dan proses pengobatan, serta pemahaman keluarga tentang kondisi dan cara merawat pasien (Afifah et al., 2016)

Belakangan ini covid menjadi perhatian utama masyarakat Indonesia karena terus menimbulkan masalah dan covid-19 telah menimbulkan banyak kerugian. Dampak dari pandemi Covid-19 sangat merugikan masyarakat dan berdapak terhadap ekonomi, kesehatan, pendidikan dan terutama berkaitan dengan kebiasaan baru seperti social distancing. Hal ini tentunya juga sangat mempengaruhi kesehatan mental masyarakat. Namun jangan khawatir, di masa pandemi Covid-19, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan mental diantaranya:

  1. Pastikan kebahagiaanmu

Saat bekerja di rumah atau melakukan pekerjaan sehari-hari, banyak orang yang secara tidak sengaja mengabaikan kesehatan Anda. Jangan abaikan, apalagi saat ini. Amati dan proses perasaan Anda dan lakukan hal-hal yang membuat Anda bahagia.

  1. Sibukkan diri dengan hobi 

Melakukan kegiatan yang berhbungan dengan hobi, secara aktif dapat membantu meningkatkan kesehatan mental sekaligus meningkatkan kecerdasan dan kebahagiaan. Dengan mengikuti kelas hobi online, anda dapat membenamkan diri dalam hobi anda dan bersosialisasi dengan orang-orang yang berpikiran sama.

  1. Tetap Produktif

Berpegang teguh pada rutinitas sangat membantu di masa-masa yang tidak pasti. Ini akan membantu memberikan anda rasa normal, meningkatkan produktivitas anda dan Tidak hanya akan membantu dalam mengatur jam tubuh anda tetapi juga akan membantu dalam menambah struktur pada hari anda.

  1. Mengonsumsi makanan bergizi

Makan makanan yang mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat. Berbagai nutrisi tersebut dapat diperoleh dari beras, biji-bijian, buah-buahan, sayur, makanan laut, daging, kacang-kacangan, dan susu. Nutrisi yang baik untuk menjaga kesehatan fisik dapat secara langsng atau tidak lagsung menjaga kesehatan mental.

  1. Melakukan aktivitas fisik

Selama karantina di rumah, anda bisa melakukan berbagai olahraga ringan di rumah. Aktifitas fisik menghasilkan endorphin dala tubuh yang membantu mengurangi stress, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan mood. Peregangan dan pernapasan juga menenangkan dan jangan lupa berjemur pagi hari untuk meningkatkan imunitas.

  1. Lebih bijak memilah informasi

Untuk mengurangi kecemasan, batasi waktu anda untuk menonton, membaca, dan mendengarkan berita pandemi di televisi, media cetak, dan media sosial. Namun, jangan blokir informasi sensitif sepenuhnya. Kategorikan informasi yang anda terima secara kritis dan bijaksana. Dapatkan informasi tentang pandemi virus corona hanya dari sumber terpercaya.

  1. Menjaga komunikasi dengan keluarga dan sahabat

Luangkan waktu untuk tetap berhubungan dengan keluarga dan teman melalui pesan teks, telepon, atau panggilan video. Bagikan kekhawatiran anda untuk mengurangi tekanan yang anda rasakan dan membuat anda tetap tenang.

Jika anda memiliki penyakit mental, minumlah obat secara teratur yang diresepkan oleh dokter anda dan temui dokter anda secara teratur sesuai kebutuhan untuk memantau perkembangan kondisi anda. Ingatlah anda tidak sendirian, selalu ada orang yang bisa membantu. Sekarang semua orang sedang merasakan seperti yang anda rasakan dimasa sulit seperti ini, kita harus bisa saling membantu. (*)