kebakatan
MUSIBAH: Ketua RW2, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Suyana saat menengok rumah terdampak kebakaran di Jalan Semangka 6 RT1/2 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Senin (7/6). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Si jago merah memang kejam kalau sudah mengamuk. Rumah dua lantai di Jalan Semangka 6 RT1/2 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas sampai diratakan dengan arang. Tragisnya peristiwa yang terjadi Senin (7/6) dini hari sampai menelan korban seorang lansia M (84) dan dua sepeda motor ludes terbakar.

Peristiwa nahas ini terjadi sekira pukul 02:30 WIB. Percikan api muncul di ruang tengah lantai satu kemudian merembet ke lantai dua. Saat itu, empat penghuni rumah yang terdiri dari seorang nenek berinisial M (84) sedang dalam posisi tidur di lantai pertama. Sedangkan, anaknya berinisial V, cucu dari korban berinisial F, dan calon suami dari cucu korban berinisal A sedang tertidur di lantai dua.

Begitu listrik padam dan asap sudah pekat, ketiga orang yang tidur di lantai dua ini bisa keluar. Nah si nenek berusaha untuk keluar, karena lagi sakit dan api sudah membesar, akhirnya tergeletak di ruang tamu depan kamar.

“Warga, ketua RT maupun personel pemadam kebakaran sempat ingin menyelamatkan sang nenek. Nahas, kobaran api yang sangat besar membuat M (84) menjadi korban dalam peristiwa itu,” ujar Ketua RW2 Kelurahan Depok Jaya, Suyana kepada Harian Radar Depok, Senin (7/6).

Saat kebakaran, lanjut Suyana, di rumah ada dua motor yang ikut hangus terbakar, satu Beat dan satu lagi Nmax. Nah Nmax ini punya calon mantu. “Untuk jenazah sudah dibawa langsung ke RS Bhayangkara Polri oleh personel Polres,” bebernya.

Menurutnya, pengurus lingkungan bersama tokoh masyarakat setempat mencoba membantu keluarga korban, untuk mencarikan rumah singgah sementara selama satu bulan. “Alhamdulillah tadi sudah dapat di Jalan Semangka 8 RT1/2. Selama satu bulan mereka (anak dan cucu) bisa tinggal disana gratis tanpa biaya sewa. Hanya membayar air dan listrik saja,” katanya.

Sementara itu, Komandan Regu B Pos Balaikota, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Misan Supandi mengatakan, pihaknya langsung bergerak begitu mendapatkan laporan terkait kebakaran di Jalan Semangka 6 itu sekitar pukul 02.30 WIB.

“Kami bersama dua pos lainnya langsung ke TKP. Begitu sampai, api sudah membesar, dan warga bilang ada orang yang terjebak di dalan rumah,” ujarnya kepada Radar Depok, Senin (7/6).

Kobaran api yang besar membuat proses evakuasi menunggu api dijinakkan terlebih dahulu. Untuk memadamkan si jago merah, pihaknya mengerahkan 25 personel dari Pos Balaikota, Pos Merdeka, dan UPT Cipayung.

“Kami mengerahkan dua jenis mobil, yaitu tiga unit mobil pompa berkapasitas 1.000 liter, dan tiga unit mobil pompa berkapasitas 3.500 liter. Pemadaman api memakan waktu 100 menit lebih,” bebernya.

Setelah api padam, lanjut Misan, personel Damkar langsung melakukan pengecekan penyebab terjadinya kebakaran, serta mengevakuasi mayat M (84) di lantai bawah dekat pintu kamar. “Untuk rumah, yang terbakar habis dua lantai. Kami masih belum tau penyebabnya apa,” terangnya.

Kemudian sekitar pukul 14.00 WIB, Dinas Sosial ( Dinsos) Kota Depok melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) memberikan sejumlah bantuan, untuk keluarga korban terdampak kebakaran berupa sandang dan pangan yang dititipkan melalui pengurus lingkungan setempat.

“Kami sudah melakukan assessment terlebih dahulu terkait kebutuhan keluarga korban. Tim assessment melaporkan ke tim gudang, lalu disiapkan logistiknya. Ada beras, mie, biskuit, sarden, baju, selimut, dan handuk,” tandas Petugas Logistik Tagana Kecamatan Pancoranmas, Wiwin. (daf/rd)

Jurnalis : Daffa Syaifullah 

Editor : Fahmi Akbar