LARANG : Petugas Satpol PP sedang memasang spanduk himbauan untuk tidak berjualan di sepanjang Jalan Baru Leuwinanggung, Kecamatan Tapos.FOTO:LULU/RADARDEPOK
RADARDEPOK.COM – Anggota gabungan menertibkan pedagang kaki lima yang berada di Jalan Baru Leuwinanggung – Nagrak – Cikeas setiap Minggu pagi. Penertiban ini dilakukan, karena mengganggu jalan dan masih dalam kondisi Covid-19.
Anggota gabungan tersebut terdiri dari Brimob, Satpol PP Kota Polsek Cimanggis, Koramil, Satpol PP Kecamatan, aparatur Kecamatan dan Kelurahan, LPM, Katar, Linmas, serta Ketua RW setempat.
“Pagi ini penertiban dimulai pukul 04.00 WIB, Kecamatan Tapos dibantu dengan anggota lainnya mengadakan penertiban pedagang kaki lima di Jalan Leuwinanggung – Nagrak – Cikes,” ucapnya kepada Radar Depok, Minggu (13/6).
Dirinya menambahkan, penertiban ini dilakukan atas aduan warga, dan Brimob Resimen 1 pasukan pelopor, terkait pedagang kaki lima Minggu pagi yang mengganggu ketertiban di jalur tersebut.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami juga bersurat kepada Satpol PP Kota untuk membantu penertiban. Dan direspon dengan baik, sehingga hari ini dilakukan penertiban,” terangnya.
Selain itu, giat ini juga sebagai upaya mengurangi kerumunan, serta untuk pengendalian Covid-19 di Kecamatan Tapos.
“Semoga kedepan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khusus Depok, bisa berjualan ditempat yang tidak menganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.
Sementara, Plt. Kasi Trantib Kecamatan Tapos, Tri Sutanto menjelaskan, bahwa sebenarnya Satpol PP Kecamatan sudah sering kali melakukan penertiban, namun karena kapasitas anggotaannya yang kurang sehingga sampai saat ini masih banyak pedagang yang berjualan tiap Minggunya.
“Anggota kami hanya enam, pedagang bisa sampai ratusan dan tidak hanya berasal dari Depok saja. Begitu juga dengan pengunjung yang membludak, sehingga kami minta bantuan ke Kota,” tandasnya.(rd/tul)
Jurnalis : Lutviatul Fauziah
Editor : Febrina