sepak bola depok
PERSIAPAN: Seleksi terbuka yang diselenggarakan oleh Depok City FC dihadiri Walikota Depok Mohammad Idris, di Stadion Mahakam, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Selasa (1/6). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Depok City FC terus berbebenah diri dalam meladeni laga di Liga 3 Indonesia. Selasa (1/6), tim berjuluk Pendekar Margonda ini mulai mencari bibit selama tiga hari kedepan di Lapangan Mahakam, Kecamatan Sukmajaya. Dari 225 pemain yang diseleksi nantinya akan dipilih 25 pemain.

Ceo Depok City FC, H Supari Syahri menjelaskan, seleksi terbuka ini bisa menyaring pemain-pemain terbaik untuk mewakili Kota Depok dalam ajang bergengsi Liga 3 2021 pada Juli mendatang. “Semoga, Depok City FC untuk liga 3 bisa menang dan naik tahta ke liga dua,” ucapnya kepada Harian Radar Depok saat ditemui di Stadion Mahakam, Selasa (1/6).

Dia menambahkan, visi dan misi Depok City FC adalah menjadikan sepakbola Kota Depok yang modern. “Misi kami adalah mengembangkan dan memotivasi insan sepakbola Kota Depok, melalui pelatihan program olahraga sepakbola dan turnamen,” katanya.

Di lokasi yang sama, Kepala Pelatih Depok City FC, Bambang Warsito mengatakan, para peserta yang telah mendaftarkan diri melalui online, akan di seleksi berdasarkan Curriculum Vitae (CV) yang telah di submit.

“Hari ini kami panggil mereka yang telah lolos seleksi CV di online. Dari 400 peserta, dipanggil 225 peserta. Untuk menjalani gim season, dari situlah akan dipilih 15 pemain terbaik,” ungkapnya.

Kata Bambang, seleksi terbuka ini akan dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut. Dengan jadwal di hari pertama yaitu untuk peserta domisili Kota Depok, hari kedua diperuntukkan bagi peserta di luar Kota Depok. “Di hari selanjutnya digelar adu tanding bagi yang lolos seleksi hari pertama dan kedua. Liga Tiga itu untuk peserta kelahiran 1999-2003,” bebernya.

Adapun, terdapat sejumlah kriteria untuk bisa lolos seleksi terbuka ini. Antara lain mempunyai rasa memiliki terhadap klub Depok City FC, dan penampilan individu yang memumpuni. “Kriteria paling utama dia punya mental kuat, attitude, mau bekerja keras, bisa masuk di skema tim Depok City,” terangnya.

Sementara itu, Walikota Depok, Mohammad Idris menuturkan pemain sepak bola harus memiliki beberapa kompetensi disamping keterampilan bermain. “Termasuk moral dan attitude setiap pribadinya. Inilah yang harus dimiliki oleh pemain sepakbola kita,” tuturnya.

Bagi sebuah ajang sepak bola professional, lanjut Idris, baik panitia maupun pemain harus mengedepankan nilai-nilai sportivitas. “Jelas, sepak bola ini adalah olahraga paling populer di dunia. Harapan kita panitia bisa menilai seobyektif mungkin untuk menyeleksi pemain terbaik bagi Depok City FC,” ujarnya.

Kata dia, para pemain yang memiliki permasalahan baik di bidang pendidikan maupun ekonomi, bisa mendapatkan bantuan program Kartu Depok Sejahtera dari Pemerintah Kota Depok. Yang nantinya setelah diajukan, akan diseleksi oleh Kementrian Sosial dan Dinas Sosial Kota Depok.

“Jadi bantuan ini bukan dari sisi clubnya, tetapi per individu. Jadi misalnya pemilik Depok City ini merekomendasikan salah seorang atletnya dari Depok yang memiliki permasalahan ekonomi atau pendidikan dan perlu mendapatkan bantuan atau support dari Pemkot Depok,” tandasnya.

Sekedar informasi, Klub Depok City akan masuk ke level satu Liga 3 Indonesia melawan daerah lainnya di tingkat Provinsi Jawa Barat. Apabila lolos, maka akan melaju ke tingkat nasional. (daf/rd)

Jurnalis : Daffa Syaifullah 

Editor : Fahmi Akbar